Jul 25

Akhir pekan ini rencana untuk pergi berbelanja dengan mengajak putri bungsu saya merupakan waktu yang kami berdua tunggu-tunggu bersama. Memang sudah lama tak mengajaknya berbelanja oleh karena kesibukan saya.

Sesudah sarapan pagi dengan blueberry pancake yang saya buat sendiri, bersiap-siaplah kami berdua untuk berangkat. Putri saya sangat senang dan saya sendiri pun turut senang melihatnya. Rencana pun saya susun dengan tujuan pertama adalah fotokopi untuk keperluan book signing bulan depan di perspustakaan lokal, kemudian langsung berbelanja. Saya katakan juga kepadanya bahwa setibanya dari berbelanja, akan saya ajak ke perpustakaan lokal untuk mengembalikan buku-buku yang dipinjam sekaligus menyerahkan beberapa flyer book signing ke direktur perpustakaan.

Di tengah jalan, di perempatan lampu merah sekitar 200 meter dari rumah, tiba-tiba mobil yang saya tumpangi mendadak mogok. Saya hidupkan kembali dan berjalan lagi tetapi mogok lagi semenit kemudian, begitu selanjutnya beberapa kali terulang hingga akhirnya saya putuskan untuk kembali pulang. Saat memutuskan akan memutar mobil menuju rumah, mesin mobil mogok terus beberapa kali hingga saya khawatir tidak akan sampai ke rumah dengan segera. Handphone pun tertinggal di rumah sehingga saya pun tak dapat menelepon untuk memberitahukannya kepada suami. Saya katakan kepada putri saya bahwa pagi itu rencana untuk berbelanja saya batalkan yang membuatnya menjadi kecewa.

Read the rest of this entry »

Jul 16

Bagi yang sudah membaca blog saya, pasti paham betul jika saya sering mengedit tulisan yang sudah saya post sendiri. Jangan salahkan saya dulu. Fasilitas pada blog engine memungkinkan itu semua, jadi kenapa tidak? Sebab, tentu ada alasannya sampai saya lakukan itu. :) Dan kali ini saya memang tergelitik lantaran teringat kembali ulah saya pada satu entri itu.

Pada saat itu, saya memikirkan tentang rasa khawatir. Waktu itu saya berpikir, adalah wajar jika saya mengkhawatirkan sikap saya yang belum seperti yang semestinya. Maka kemudian saya sempat menuliskan: “Mestinya kita khawatir jika rasa malas untuk bersaat-teduh tiba-tiba menyergap, atau rasa kantuk lebih berkuasa saat itu. (Bagaimana bisa merealisasikan niat baca alkitab setahun?)” Tapi pada akhirnya saya edit, karena takut akan menimbulkan salah arti.

Setelah saya ingat-ingat, saya seperti mendapatkan 2 versi kekhawatiran. Pertama adalah kekhawatiran akan pemeliharaan, suply kebutuhan kita dari Bapa di surga. Versi pertama inilah yang membuat saya pertama kali berpikir, “Tidak semestinya kita khawatir!” karena dalam hal ini kita diminta untuk tidak mengkhawatirkan apapun. Memang, di dunia ini apa saja mungkin terjadi termasuk yang tidak kita inginkan. Tapi cobaan tidak diberikan melebihi kesanggupan kita, kan? Terjebak dalam kondisi seperti kelaparan, kehausan dan kekurangan, Tuhan sering menginginkan kesadaran kita sebagai anak untuk meminta dengan percaya.

Read the rest of this entry »

May 16

World.. face it.

I am a thinker-type person.
I love to analyse things, understand and uncomplicate any complicated matters and misteries.
Focus ..  is part of my traits.

But what will happen if suddenly I am not able to think anymore?

Read the rest of this entry »

Apr 6

Barbershop = Tempat gunting rambut

Saya punya waktu 1 jam untuk memangkas rambut yang sudah panjang ini sebelum aku meeting.. semoga orang ini cukup tangkas dalam melakukan tugasnya

Itulah yang ada di benakku tatkala aku memasuki barbershop itu.
Aku melihat seorang perempuan setengah baya sedang menggunting rambut seorang tua yang tampangnya bak veteran perang Gallipoli di Turki.
Sembari menunggu aku kerap kali melihat jam di dinding memperhatikan gerakan jarum detik dan menit dengan cemas.
Kadang mengharapkan suatu kekuatan untuk memanipulasi waktu seperti Hiro Nakamura dari serial film Heroes, tapi tentu saja itu hanya angan-angan belaka.

Read the rest of this entry »

Jan 14

Di Balik Selubung

Sekarang anda bisa bebas mengunduh dengan gratis Ebook terbaru dari Cross-Written Production yang berjudul “Di Balik Selubung” yang ditulis oleh almarhum misionaris H.A. Baker dan diterjemahkan oleh Santi Erawaty. Ebook ini berisi kesaksian mengenai lawatan Tuhan atas anak-anak di panti asuhan Adulam yang diasuh oleh Baker di China pada awal abad 20. Begitu kuatnya lawatan Tuhan, hingga anak-anak ini mengalami beragam pengalaman rohani dan mendapatkan penglihatan akan surga, neraka, dan masa yang akan datang. Ebook ini sangat amat kami rekomendasikan untuk anda semua yang haus untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi. Anda bebas untuk mengunduh dan membagikan secara cuma-cuma untuk kemuliaan nama Tuhan.

Read the rest of this entry »

« Previous Entries