Akhir pekan ini rencana untuk pergi berbelanja dengan mengajak putri bungsu saya merupakan waktu yang kami berdua tunggu-tunggu bersama. Memang sudah lama tak mengajaknya berbelanja oleh karena kesibukan saya.
Sesudah sarapan pagi dengan blueberry pancake yang saya buat sendiri, bersiap-siaplah kami berdua untuk berangkat. Putri saya sangat senang dan saya sendiri pun turut senang melihatnya. Rencana pun saya susun dengan tujuan pertama adalah fotokopi untuk keperluan book signing bulan depan di perspustakaan lokal, kemudian langsung berbelanja. Saya katakan juga kepadanya bahwa setibanya dari berbelanja, akan saya ajak ke perpustakaan lokal untuk mengembalikan buku-buku yang dipinjam sekaligus menyerahkan beberapa flyer book signing ke direktur perpustakaan.
Di tengah jalan, di perempatan lampu merah sekitar 200 meter dari rumah, tiba-tiba mobil yang saya tumpangi mendadak mogok. Saya hidupkan kembali dan berjalan lagi tetapi mogok lagi semenit kemudian, begitu selanjutnya beberapa kali terulang hingga akhirnya saya putuskan untuk kembali pulang. Saat memutuskan akan memutar mobil menuju rumah, mesin mobil mogok terus beberapa kali hingga saya khawatir tidak akan sampai ke rumah dengan segera. Handphone pun tertinggal di rumah sehingga saya pun tak dapat menelepon untuk memberitahukannya kepada suami. Saya katakan kepada putri saya bahwa pagi itu rencana untuk berbelanja saya batalkan yang membuatnya menjadi kecewa.







