Mar 28

August Rush adalah sebuah film drama bercerita tentang “Mozart, the child prodigy zaman sekarang”, yang terpisah dari kedua orangtuanya dan tinggal di sebuah panti asuhan dengan penuh harapan bahwa suatu saat orang-tuanya akan menemukannya. Meski merupakan film yang sifatnya mystically romantic dan penuh dengan sentuhan fairy-tales element, film ini adalah sebuah film keluarga yang baik ditonton.

August Rush bukan hanya film drama, tapi sekaligus film musikal yang musiknya ditata sangat bagus dan menampilkan music dengan berbagai jenis, mulai dari classic, jazz, rock, soul, techno, latin dll., membuat film ini kaya dan imaginative ketika sound dan musiknya itu masuk ke telinga kita. Macam-macam jenis music yang ditampilkan, menunjukkan bahwa semua jenis music itu indah dan semuanya layak mendapat apresiasi.

Read the rest of this entry »

Feb 10

Directed by Joe Wright; written by Christopher Hampton, based on the novel by Ian McEwan; director of photography, Seamus McGarvey; edited by Paul Tothill; music by Dario Marianelli.

Cast :
Saoirse Ronan/ Romola Garai/ Vanessa Redgrave … Briony Tallis
James McAvoy … Robbie Turner
Keira Knightley … Cecilia Tallis

Saya suka mengamati orang, bagaimana ia bicara, duduk, jalan, berdiri,cara berjabat-tangan, memahami sorotan matanya dll. Dan mengamati orang yang paling “aman” adalah dengan menonton film. Tentunya film yang mempunyai bobot nilai-nilai kehidupan, bukan sekedar entertainment. Salah satu film baru, yang menyajikan kisah dan emosi kejiwaan manusia dan dikemas cantik dan menyentuh adalah film Atonement (2007) yang disutradarai oleh Joe Wright. Ia tergolong sutradara yang sangat muda, tetapi film-nya yang pertama yaitu Pride & Prejudice (2005) sudah mendapat tempat dalam persaingan Oscar dan mendapat beberapa nominasi. Jika Anda pernah menonton Pride & Prejudice garapannya ini adalah film adaptasi dari novel karya Jane Austen yang terbaik diantara beberapa versi cerita Pride & Prejudice yang pernah dibuat.

Read the rest of this entry »

Jan 2

Kekristenan adalah relasi (hubungan) dan relasi adalah segalanya. Kristianitas menempatkan relasi dan bukan aturan-aturan agamawi. Kristianitas meyakini hubungan pribadi melebihi filosofi dan aktifitas keagamaan. Relasi kita dengan Allah yang menciptakan kita adalah segala-galanya. Yesus berkata bahwa “hukum” yang paling utama adalah mengasihi Allah, lalu diikuti mengasihi sesama kita. Tiada lain, Hukum Kristus adalah relasi! Dan ibadahnya bukanlah ritus-ritus aturan, melainkan relasi kasih diantara makhluk dengan Sang Khalik dan antara makhluk dengan makhluk dan. Itulah sistem dan “aturan”Nya yang terutama. Relasi tidak akan terjadi tanpa komunikasi. Doa adalah sarana komunikasi kita dengan Allah. Dan komunikasi ini tidak hanya berlaku secara vertikal melainkan juga secara horizontal, yaitu komunikasi antar sesama.

Ketika Kekristenan berubah menjadi institusi keagamaan dan menjadi “agama Kristen” dengan sendirinya kekristenan menjadi suatu lembaga yang berbeda dengan label “agama” yang lain. Terdapat suatu jedah dan partisi “Kristen” dan “non Kristen”. Partisi-partisi ini bertambah banyak ketika kekristenan sendiri terbagi dalam banyak sekali denominasi gereja. Paling tidak, Gereja Kristen mengalami dua kali perpecahan yang besar: yang pertama terjadi pada tahun 1054 antara Gereja Katolik Timur (Ortodoks Timur ) dengan Gereja Katolik (Barat) yang berpusat di Roma ( Gereja Katolik Roma ). Yang kedua terjadi antara Gereja Katolik dengan Gereja Protestan pada tahun 1517. Dan perpecahan tersebut terus melahirkan denominasi baru hingga mencapai lebih dari 30,000 macam denominasi sekarang ini.

Read the rest of this entry »

Next Entries »