Nov 6

Yoh 4:23 - Yet a time is coming and has now come when the true worshipers will worship the Father in spirit and truth, for they are the kind of worshipers the Father seeks.

Minggu lalu pastor di gerejaku share firman tentang worship. Aku mikirnya, kedengerannya topik yang biasa2 aja dan paling isinya itu2 aja, tentang worship itu lebih dari sekedar musik gitu2 deh. Hahaha.. *dasar anak sok tau* Tapi ternyata aku diberkati banget ama sharingnya. And I am reminded that sometimes I do take “worship” for granted :p Read the rest of this entry »

May 9

I don’t have a green thumb. A black thumb maybe, but definitely not green, not even yellow. Hahaha…. Alasannya? Sudah banyak tanaman yang menjadi ‘korban’, mati pas aku pelihara. Ada yg udah ditanamin ama temen selama 3 bulan, buat hadiah ultahku sampe berbunga gitu, trus aku pelihara, sebulan kemudian koit kelupaan disiram. Ada yang salah tanem terlalu dalem, mestinya 1/8 inch kukira 8 inch -_-” Jelas ga tumbuh bijinya, terkubur! Dan macem2 lagi cerita ‘pembantaian’ tanaman di tanganku.

Read the rest of this entry »

Apr 23

Capek. Itu perasaanku hari ini, setelah kemaren berjerih payah melayani buat Tuhan. Udah sebulan ini aku sibuk mengurus ini itu, kurang tidur dan menghabiskan banyak waktu dan tenaga, untuk sebuah evanglistic event demi menjangkau jiwa2 yang belum kenal Tuhan.

Para panitia dan leaders punya mimpi besar buat event ini. Kita pengen melihat banyak jiwa hadir dan diselamatkan. Kita curahkan banyak tenaga, waktu, dana, dan airmata. Doa keliling berminggu2 di bawah teriknya matahari, bagi2 flyer dari siang sampe sore, puasa, doa untuk jiwa2, latihan drama, latihan musik, meetings, meetings, and more meetings.

Read the rest of this entry »

Apr 2

Kenapa sih kita butuh brothers and sisters in Christ? Bukankah sebenernya yang penting itu hubungan dengan Tuhan? Bisa nggak sih kita survive cuma dengan hubungan dgn Tuhan tanpa hubungan dgn sesama believers?

Well let me share you the lesson I learned… Udah lama aku menyimpan satu beban dalam hati. Aku pikir aku cukup serahkan beban itu ke Tuhan aja, and it should be enough. Tapi ternyata selama ini, meski kupikir aku udah lepasin beban itu, ternyata deep down in my heart, it is still there. And from time to time, iblis pake beban itu untuk accuse and condemn me. Berkali2 aku minta pengampunan ama Tuhan… Meski tau bahwa darah Yesus udah menghapuskan segala dosa, tapi somehow that burden still lingers in my heart and I was never really set free.

Read the rest of this entry »