Mar 8

visions-beyond-the-veil

I downloaded this public domain e-book yesterday and after reading it, I really want to share it with all of you. This book was written in 1950 (it means it is almost 60 years ago and is a classic by itself) by H.A. Baker, a missionary to China, Tibet, and Taiwan. This book tells the experiences of young Chinese beggars who saw visions of heaven, hell, past and future. I believe all of these accounts are genuine unlike some craps on our bookstores nowadays (I really disapprove the so-called Choo’s ‘Heaven is so Real”). That’s why I would like to share to all of you and I strongly believe that this e-book will be a blessing to your spiritual life. Don’t forget to cross-check all of the testimonies with the Holy Bible. I am looking forward if any of you is interested to translate this e-book to Bahasa Indonesia. If you are willing, please contact us at our email.

The following is the foreword to this e-book by grandson Rolland Baker, missionary to Mozambique and husband of missionary Heidi Baker.

Read the rest of this entry »

Dec 25

Seberapa banyak yang Anda ketahui mengenai kisah Natal di Alkitab? Ini yang menjadi pertanyaan kami pada kesempatan ini. Pesan Natal pada masa kini sudah terdirstorsi oleh banyaknya pernak-pernik yang diasosiasikan mengenai Natal. Dimulai dari penetapan Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember yang tidak didukung oleh fakta sejarah maupun logis ilmiah. Kemudian beragam kisah yang tidak ada hubungannya dengan Natal pun dimasukan, yang paling terkenal tentunya Sinter Klas dengan Piet Hitam. Natal adalah lebih dari sekedar pohon cemara, salju, atau lagu-lagu Natal. Natal bicara mengenai mujizat terbesar sepanjang zaman: Allah mau merendahkan diriNya dan menjadi sama dengan ciptaanNya: menjadi bayi manusia yang tidak berdaya. Oleh karena itu kami memberikan kuis ini kepada para pembaca sekalian, untuk mengukur seberapa kita mengenali kisah Natal yang asli di dalam Alkitab. Selamat mengerjakan dan Selamat Natal 2008.

Seberapa Banyak Anda Tahu Mengenai Natal
1) Dimanakah Yesus dilahirkan?
Nazaret
Yerusalem
Betlehem
Galilea
Powered By:

QUIZYOURFRIENDS.com

Jun 19

E-book ReThink JED-ReVoLuTiA

Sekarang Anda bisa mendapatkan E-book gratis terbaru produksi Cross-Written Production, yakni sebuah e-book berjudul “ReThink” yang berisikan 10 karangan terbaik JED-ReVoLuTiA mengenai kekristenan ditambah dengan 2 buah karangan baru yang belum pernah ditampilkan dimanapun sebelumnya. E-book ini berisikan kajian retrospektif yang jujur terhadap kekristenan masa kini dan cocok dibaca oleh siapa saja, tua-muda selama Anda bisa membaca. JED-ReVoLuTia adalah pendiri dan manajer operasional Cross-Written.Com. Ini adalah E-book pribadi pertamanya. Prakata e-book ini ditulis oleh Bagus Pramono (a.k.a. SarapanPagi), Fida Abbott (Harian Online Kabar Indonesia) dan oleh Anastasia Adelia (a.k.a. Pelangi).

Read the rest of this entry »

Jun 6

“Bukan kebetulan juga sang juruselamat dunia, Yesus Kristus, dilahirkan bersamaan dengan awal dari gerakan terorisme di dunia.”– JED-ReVoLuTiA

“Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar—tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati—.Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” (Roma 5:6-8)

SikariusInjil Lukas pasal 2 mencatat sebuah peristiwa pada masa kekaisaran Romawi dipimpin oleh Agustus dan Kirenius menjadi wali negeri di daerah Siria (mencakup juga Judea) dimana sensus penduduk dilahirkan. Kita semua ingat kisah ini sebagai kisah Natal dimana Yusuf membawa isterinya Maria ke kampung halaman mereka di Betlehem dan pada akhirnya bayi Yesus dilahirkan di Kota Daud. Fakta sejarah mencatat bahwa sensus tersebut telah juga melahirkan sebuah gerakan pemberontakan di Yudea yang dipimpin oleh seseorang bernama Yudas dari Galilea. Kelompok yang dipimpin oleh Yudas orang Galilea ini kemudian disebut sebagai orang-orang Zelot.

Read the rest of this entry »

May 7

 

raimond and romulus

Pesan yang dibawa Alkitab sudah cukup jelas bagi kita semua, yakni kekuatan seorang ayah jasmani kita akan membuat kita sadar akan kemampuan Abba kita di Surga yang mengatasi segala sesuatu, dan kelemahan ayah jasmani kita akan membuat kita semakin sadar bahwa cuma Abba di Surga lah satu-satunya ayah ideal yang bisa kita harapkan.” - JED-ReVoLuTiA

Kenangan akan figur seorang ayah adalah sesuatu yang membekas seumur hidup seseorang. Itu jugalah yang menjadi alasan dua orang penulis kenamaan, Blake Morrison dan Raimond Gaita, menulis sebuah buku memoar mengenang ayah. Baik atau buruknya seorang ayah, tidak bisa dipungkiri, bahwa dirinya adalah pengaruh terbesar bagi hidup seseorang. Melalui film yang dibuat berdasarkan novel kisah nyata mereka, Morrison bercerita lewat “And When Did You Last See Your Father?” dan Gaita lewat “Romulus, My Father“.

And When Did You Last See Your Father?” bercerita mengenai pergumulan Blake Morrison dengan ayahnya, Arthur, selama minggu-minggu menjelang kematian sang ayah. Blake memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Yorkshire setelah mendengar diagnosa dokter yang mengatakan ayahnya sudah mendekati kematian akibat kanker yang menggerogoti tubuhnya. Kembali pulang ke rumah demi menemani ibunya mengurus sang ayah yang dalam kondisi kritis membuat dia banyak merenung mengenai hubungannya dengan sang ayah. Mulai dari figur ayah yang ideal di matanya ketika dia masih kanak-kanak dan figur ayah yang rusak ketika dia bertumbuh dewasa dan mempelajari kedekatan ayahnya dengan wanita lain yang sangat amat bergantung pada ayahnya untuk kebutuhan emosionalnya. Blake senantiasa berteori mengenai perselingkuhan ayahnya, membenci ibunya karena kepasrahannya, dan melarikan dirinya dengan hubungan intim dengan pembantu rumah tangga di rumah mereka.

Read the rest of this entry »

« Previous Entries