Saya sedang kecewa.. karena saya baru saja gagal mendapatkan pekerjaan yang saya inginkan. Setelah berhasil melewati technical test dan interview pertama, saya gagal di interview kedua. Saya merasa saya sering gagal. Hingga saya berpikir mungkin gagal adalah nama tengah saya..
Capek. Itu perasaanku hari ini, setelah kemaren berjerih payah melayani buat Tuhan. Udah sebulan ini aku sibuk mengurus ini itu, kurang tidur dan menghabiskan banyak waktu dan tenaga, untuk sebuah evanglistic event demi menjangkau jiwa2 yang belum kenal Tuhan.
Para panitia dan leaders punya mimpi besar buat event ini. Kita pengen melihat banyak jiwa hadir dan diselamatkan. Kita curahkan banyak tenaga, waktu, dana, dan airmata. Doa keliling berminggu2 di bawah teriknya matahari, bagi2 flyer dari siang sampe sore, puasa, doa untuk jiwa2, latihan drama, latihan musik, meetings, meetings, and more meetings.
… continued from ‘Between Today and Tomorrow‘ …
– switch to Bahasa Indonesia –
Most Wanted:
1. Honesty
One thing that people is looking for nowadays is honesty.
A romantic couple is often having a quarrel against each other with dishonesty as its foundation.
Based on environmental research, the advertisements placed in electronic or non-electronic media most of the time is filled with lies, just for the sake of the company owner’s fatness of the wallet.
… sambungan dari ‘Between Today and Tomorrow‘ …
– switch to English –
Most Wanted:
1. Kejujuran
Salah satu hal yang orang-orang sering cari di hari-hari akhir ini adalah kejujuran.
Sepasang insan yang bernuansa roman (alias ‘pacar’, -red.) tidak jarang bertengkar karena masalah kejujuran.
Berdasarkan penelitian dan riset, iklan-iklan yang dipajang di media informasi elektronik maupun non-elektronik seringkali dipenuhi kebohongan semata demi menambah gemuknya kantong si pemilik perusahaan.
Sekian untuk intro-nya.
Kala itu, aku sedang jalan-jalan di Hurstville sendirian.
Pernah nggak jalan-jalan di tengah malam sendirian?
Untuk beberapa kota, sangat ga lazim banget untuk jalan-jalan sendirian di bawah tengah rembulan, apalagi untuk kota-kota di Indo.
Tapi tidak untuk kota-kota di negara berkembang.
Jalan-jalan sendirian jam 1 pagi.. 2 pagi.. 4 pagi.. di Sydney sini nggak ada orang yang peduli.
Dengan asumsi bukan jalan-jalan dengan pake perhiasan yang menor2 lho ya.
Anyway, sebelum ngelantur lebih jauh lagi, kembali ke topik.







