Saat membaca renungan pagi ini, saya merasa terjamah sekaligus tertampar. Bukan karena saya telah melakukan suatu kesalahan yang besar, tetapi karena saya telah melakukan suatu kebodohan yang besar.
Renungan pagi ini menceritakan tentang seorang pendeta yang bernama George Muller. Dalam renungan yang saya baca tersebut dikatakan bahwa dia tidak menemui kesulitan dalam mengetahui kutipan mana yang berasal dari Alkitab dan kutipan mana yang bukan berasal dari Alkitab. Salah satunya yaitu kutipan yang berasal dari Ayub 5:7, “melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.” Dalam versi bahasa inggrisnya “Yet man is born to trouble as surely as sparks fly upward”. Kata-kata yang jarang saya baca. Bukan hanya jarang saya baca, namun mungkin saat membacanya, saya melakukannya dengan asal-asalan, sehingga saya sendiri tidak menyimak, hanya sekedar mengejar waktu menghabiskan bacaan Alkitab selama setahun. Read the rest of this entry »








