Apr 26

Suatu malam, Yesus dan murid-murid sedang berada di Bukit Zaitun. Tidak ada yang aneh dalam pertemuan itu karena seperti biasa mereka akan berbincang-bincang dengan Sang Guru yang mereka ikuti selama ini. Tiba-tiba saja Sang Guru mulai berkata yang seram-seram, “Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.” Mereka pun terdiam dan mulai bertanya-tanya apa yang Sang Guru maksud dengan gembala yang terbunuh dan mereka yang akan tercerai berai.

Petrus mulai menangkap arah pembicaraan dan mulai membuat pernyataan keras, “Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak.

Sebuah pernyataan yang mungkin sudah dapat ditebak dari seseorang yang berbicara dengan semangat berapi-api seperti Petrus. Semua terdiam menunggu bagaimana reaksi dari Sang Guru. Mereka pun teringat beberapa bulan silam dimana Petrus membuat semua orang kaget akan peryataan dia yang berani. Pada waktu itu Yesus bertanya kepada semua muridnya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Pertanyaan yang membuat semua murid berpikir keras setelah semua spekulasi yang beredar bahwa Sang Guru adalah jelmaan dari Elia, Yeremia, atau nabi lain terjadi ketika Sang Guru melanjutkan pertanyaanya dengan sebuah pertanyaan yang sangat mengganggu, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?

Read the rest of this entry »

Apr 24

Dua hari yang lalu saat berkunjung ke situs GCM, tiba-tiba saja Penulis sangat tertarik dengan sebuah kolom yang menyadur pengajaran dari (Alm) Derek Prince yang membahas tentang ayat Mazmur yang berbunyi demikian:

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Mazmur 23:4)

Berikut di bawah ini merupakan paragraf terakhir yg menarik menurut Penulis sebagai penutup dari renungannya itu. Beliau menuliskan seperti di bawah ini:
Read the rest of this entry »

Apr 22

saat kumerasa gundah gulana
aku tak menemukan penghiburan-Mu
aku mencari hingga ujung tanpa akhir
tak satu pun kulihat seuntai katamu
sampai aku terdiam membisu

saat kumelihat hidup tanpa asa
aku harap ada semangat mengobarkanku
hanya Engkau jalan yang kutuju
namun tak satu pun kudengar Engkau berucap
sampai aku tertidur kelelahan
Read the rest of this entry »

Apr 15

Beberapa minggu yang lalu saya dan teman-teman melakukan perjalanan ke luar kota.Memang sih jaraknya tidak terlalu jauh sampai bermil-mil, tetapi karena adanya hambatan dalam perjalanan, kami terpaksa bertahan dan menempuhnya dalam waktu 6 jam. Perjalanan ke kota ini biasanya kami tempuh dalam waktu dua jam saja, karena lokasinya hampir bersebelahan dengan kota tempat kami tinggal.

Dalam perjalanan tersebut, beberapa teman merasa tidak enak badan dan mual karena terkena goncangan dalam mobil. Maklum saja, jalan yang kami lalui berliku-liku serta tidak rata. Ditutupnya beberapa jalan utama membuat kami harus melewati jalan alternatif yang cukup kecil dan tidak beraspal. Selain itu, beberapa orang penduduk yang tinggal di sana juga terus menagih uang pada kami karena kami melewati jalan depan tempat tinggal mereka. Mereka merasa kehidupan mereka terganggu dengan keramaian kendaraan yang muncul sejak jalan utama antar kota tersebut ditutup. Kami pun memakluminya.

Read the rest of this entry »

Apr 15

Berdasarkan sejarah dari daratan China,

Zaman dahulu hiduplah seseorang yang bernama Sun Tzu, yang menuliskan strategi perang yang sangat terkenal, The Art of War.

Dia menuliskan poin-poin untuk memenangkan peperangan yang dipakai bahkan sampai saat ini oleh berbagai negara dalam menghadapi peperangan.

Salah satu poin yang paling terkenal adalah seperti berikut:

Mengetahui lawan dan dirimu sendiri akan membuatmu menang dalam 100 peperangan.

Know the enemy and know yourself; in a hundred battles you will never be in peril.

Read the rest of this entry »

« Previous Entries