<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Cross-Written.Com</title>
	<atom:link href="http://www.cross-written.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.cross-written.com</link>
	<description>Bloody Inspirational Messages To Turn Your Life Upside Down</description>
	<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 06:29:28 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Buah dari Kegundahan Hati</title>
		<link>http://www.cross-written.com/buah-dari-kegundahan-hati-405.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/buah-dari-kegundahan-hati-405.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 20:46:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fida Abbott</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by Fida]]></category>

		<category><![CDATA[Sharing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Akhir pekan ini rencana untuk pergi berbelanja dengan mengajak putri bungsu saya merupakan waktu yang kami berdua tunggu-tunggu bersama. Memang sudah lama tak mengajaknya berbelanja oleh karena kesibukan saya.
Sesudah sarapan pagi dengan blueberry pancake yang saya buat sendiri, bersiap-siaplah kami berdua untuk berangkat. Putri saya sangat senang dan saya sendiri pun turut senang melihatnya. Rencana pun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Akhir pekan ini rencana untuk pergi berbelanja dengan mengajak putri bungsu saya merupakan waktu yang kami berdua tunggu-tunggu bersama. Memang sudah lama tak mengajaknya berbelanja oleh karena kesibukan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesudah sarapan pagi dengan <em>blueberry pancake</em> yang saya buat sendiri, bersiap-siaplah kami berdua untuk berangkat. Putri saya sangat senang dan saya sendiri pun turut senang melihatnya. Rencana pun saya susun dengan tujuan pertama adalah fotokopi untuk keperluan <em><a href="http://www.media-kit.blogspot.com">book signing</a></em> bulan depan di perspustakaan lokal, kemudian langsung berbelanja. Saya katakan juga kepadanya bahwa setibanya dari berbelanja, akan saya ajak ke perpustakaan lokal untuk mengembalikan buku-buku yang dipinjam sekaligus menyerahkan beberapa <a href="http://www.abbottsbooks.com"><em>flyer book signing</em> </a> ke direktur perpustakaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah jalan, di perempatan lampu merah sekitar 200 meter dari rumah, tiba-tiba mobil yang saya tumpangi mendadak mogok. Saya hidupkan kembali dan berjalan lagi tetapi mogok lagi semenit kemudian, begitu selanjutnya beberapa kali terulang hingga akhirnya saya putuskan untuk kembali pulang. Saat memutuskan akan memutar mobil menuju rumah, mesin mobil mogok terus beberapa kali hingga saya khawatir tidak akan sampai ke rumah dengan segera. <em>Handphone</em> pun tertinggal di rumah sehingga saya pun tak dapat menelepon untuk memberitahukannya kepada suami. Saya katakan kepada putri saya bahwa pagi itu rencana untuk berbelanja saya batalkan yang membuatnya menjadi kecewa.<span id="more-405"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menarik napas panjang, saya berharap mesin mobil akan segera hidup kembali. Dengan hanya mengalami dua kali mogok selama perjalanan pulang, sampailah kami berdua di rumah dengan selamat. Tanpa menutupi hati yang kesal, saya ceritakan keadaan mobil tersebut yang memang bukan milik kami. Mobil tersebut adalah sebuah mobil pinjaman dari seseorang yang sedang memperbaiki mobil suami saya. Sedangkan mobil saya sendiri sudah terjual dengan harga yang murah meriah karena kerusakan parah yang memakan biaya lebih banyak untuk memperbaikinya daripada harga mobil itu sendiri. Maka dengan penuh keikhlasan hati, saya harus merelakan mobil tersebut terjual dengan harga yang sangat rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">Rencana semula yang tersusun rapi pudar dan putri bungsu saya menjadi sedih. Melihat keadaan tersebut, suami saya pun memutuskan untuk mengambil mobilnya yang memang sudah selesai diperbaiki dan sebelumnya ia berencana untuk mengambilnya hari Minggu, keesokan harinya. Dengan penuh harap, saya berpikir rencana semula akan terwujud sepulang suami mengambil mobilnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata saya kembali menyesal. Suami pulang dengan membawa kabar bahwa rem mobil masih belum bekerja dengan sempurna sehingga ia sangat khawatir apabila saya yang akan mengendarainya sendiri, bahkan ia berkata akan mengantar saya ke tempat kerja minggu depan selama ia belum mendapatkan mobil penggantinya. Hal itu mengartikan bahwa ia harus mengantarkan saya berbelanja dan ia menyanggupinya setelah ia beristirahat siang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sinar matahari sangat terik di musim panas hingga sampai pukul tujuh malam. Kalau di Indonesia saat itu matahari sudah menenggelamkan dirinya tetapi tidak di musim panas di Amerika. Matahari masih bersinar dengan megahnya, menyengat kulit seperti layaknya antara pukul sebelas hingga pukul dua siang. Saya berpikir pasti suami saya akan membatalkan niatnya mengantar berbelanja dan ternyata memang benar perkiraan saya. Hati saya bertambah kesal tapi kemudian saya ingat bahwa esok adalah hari Minggu, maka saya bertanya apakah ia akan mengantarkan saya berbelanja setelah sepulang gereja. Ia pun berkata bahwa itulah rencananya, bahkan ia pun akan pergi ke gereja bersama kami berdua.</p>
<p style="text-align: justify;">Di lantai atas kegundahan hati saya masih terasa. Dalam hati saya berkata mengapa masih saja menjadi gundah, bukankah suami sudah bersedia akan menemani berbelanja, bahkan akan pergi bersama ke gereja, sebuah keinginan lama saya akan terwujud setelah ia lama <em>absent</em> dikarenakan pekerjaannya. Mengapa saya tidak bersyukur?</p>
<p style="text-align: justify;">Tiba-tiba hati saya ingin <em>online</em> dan mengingatkan bahwa sudah lama saya tidak memposting lembaran-lembaran pelajaran Sekolah Minggu putri bungsu saya di <a href="http://www.buanainspiration.blogspot.com">blognya</a>. Saat itulah tanpa menunda-nunda, saya ambil sebuah lembaran pelajaran Sekolah Minggu yang tertumpuk di atas meja beberapa bulan lalu. Ternyata hati saya sangat terhibur dengan tulisan-tulisan yang tercantum di atas lembaran-lembaran tersebut. Sambil menuliskannya kembali di <a href="http://www.buanainspiration.blogspot.com">blog</a>, saya membaca ulang. Memang benar ternyata tulisan-tulisan yang baik memberikan obat mujarab untuk hati, hingga akhirnya saya sendiri menuliskannya di sini.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak lama putri bungsu saya datang dengan membawa sekotak makanan, menunjukkannya kepada saya bahwa ia mendapatkannya dari ayahnya. Sepuluh menit kemudian, suami pun datang dengan membawa sepiring makanan yang baru saja dia beli tanpa sepengetahuan saya. Rupanya secara diam-diam ia ingin memberikan sebuah kejutan saat mengetahui kegundahan hati saya. Apakah selanjutnya saya masih tetap bergundah hati? Tentu tidak. Hati saya berubah menjadi senang. Senang oleh karena esok hari suami akan pergi ke gereja bersama, senang oleh karena saya akan diantar suami berbelanja—kegiatan yang sudah lama tidak dilakukan bersama sejak saya mulai bekerja, senang oleh karena saya membaca sesuatu yang memberikan rasa suka cita dan kekuatan hati, senang oleh karena saya dapat menuliskan sesuatu untuk dibagikan kepada sesama setelah lama <em>absent</em> oleh karena kesibukan menyelesaikan penulisan <a href="http://www.fidaabbott.com">novel</a>, senang oleh karena saat merasa lapar, suami datang dan membawakan sebuah piring berisi makanan. (*)</p>
<p style="text-align: justify;"><em></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Tulisan ini telah ditayangkan juga di </em><a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&amp;jd=Buah+dari+Kegundahan+Hati&amp;dn=20100725040203"><em>HOKI</em></a><em>.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/buah-dari-kegundahan-hati-405.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Khawatir Versi Saya</title>
		<link>http://www.cross-written.com/khawatir-versi-saya-401.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/khawatir-versi-saya-401.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 14:11:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>solitudetimes</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by Indrasari]]></category>

		<category><![CDATA[khawatir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang sudah membaca blog saya, pasti paham betul jika saya sering mengedit tulisan yang sudah saya post sendiri. Jangan salahkan saya dulu. Fasilitas pada blog engine memungkinkan itu semua, jadi kenapa tidak? Sebab, tentu ada alasannya sampai saya lakukan itu.  Dan kali ini saya memang tergelitik lantaran teringat kembali ulah saya pada satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bagi yang sudah membaca <a href="http://www.solitudetimes.com/" target="_blank">blog</a> saya, pasti paham betul jika saya sering mengedit tulisan yang sudah saya post sendiri. Jangan salahkan saya dulu. Fasilitas pada blog engine memungkinkan itu semua, jadi kenapa tidak? Sebab, tentu ada alasannya sampai saya lakukan itu. <img src='http://www.cross-written.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Dan kali ini saya memang tergelitik lantaran teringat kembali ulah saya pada satu entri itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat itu, saya memikirkan tentang rasa <a href="http://www.solitudetimes.com/2010/06/jangan-khawatir-untuk-sedikit-khawatir.html" target="_blank">khawatir</a>. Waktu itu saya berpikir, adalah wajar jika saya mengkhawatirkan sikap saya yang belum seperti yang semestinya. Maka kemudian saya sempat menuliskan: &#8220;Mestinya kita <em>khawatir</em> jika rasa malas untuk  bersaat-teduh tiba-tiba menyergap, atau rasa kantuk lebih berkuasa saat  itu. <em>(Bagaimana bisa merealisasikan niat baca alkitab setahun?)</em>&#8221; Tapi pada akhirnya saya edit, karena takut akan menimbulkan salah arti.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah saya ingat-ingat, saya seperti mendapatkan 2 versi kekhawatiran. Pertama adalah kekhawatiran akan pemeliharaan, suply kebutuhan kita dari Bapa di surga. Versi pertama inilah yang membuat saya pertama kali berpikir, &#8220;Tidak semestinya kita khawatir!&#8221; karena dalam hal ini kita diminta untuk tidak mengkhawatirkan apapun. Memang, di dunia ini apa saja mungkin terjadi termasuk yang tidak kita inginkan. Tapi cobaan tidak diberikan melebihi kesanggupan kita, kan? Terjebak dalam kondisi seperti kelaparan, kehausan dan kekurangan, Tuhan sering menginginkan kesadaran kita sebagai anak untuk meminta dengan percaya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-401"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sementara yang kedua, kekhawatiran akan sikap diri, karena hidup di dunia ini sebetulnya kita sedang berjuang. Berjuang terhadap kelemahan kita. Berjuang terhadap keinginan duniawi. Ego sendiri. Seperti contoh tadi salahsatunya: kemalasan. Jujur saja, buka facebook atau twitter pagi-pagi lebih menggoda daripada buka alkitab. Iya, kan? Namun bukan berarti, lantas Tuhan memaklumi sikap malas kita itu untuk hal-hal sepenting merenungkan firman Tuhan. Setuju?</p>
<p style="text-align: justify;">Pada waktu memikirkan itu yang terbayang di benak saya adalah perumpamaan tentang kesepuluh gadis yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Yang lima orang bersikap bijaksana dengan membawa persediaan minyak, sisanya tidak membawa minyak untuk persediaan. <a href="http://www.bit.net.id/SABDA-Web/Mat/T_Mat25.htm">Matius 25:1-13</a> Jika kita menyimak ayat bacaan tersebut, tentu yang dikehendaki Tuhan adalah, kita menjadi seperti gadis yang bijaksana, yang mempersiapkan diri dengan minyak dalam buli-buli.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu sayapun membayangkan, sikap saya belum seperti gadis yang bijaksana. Masih sering malas. Galak. Tidak sopan terhadap orang-tua. Kurang mengasihi saudara saya sendiri. Dalam hal inilah saya tergugah. Ada perasaan khawatir. Saya tahu Tuhan menghendaki saya untuk rajin merenungkan dan menuruti firman. Tapi saya juga tahu, semua itu tidak semudah membalik telapak tangan. Saya butuh proses. Sementara dalam berproses kita dituntut untuk mau dan selalu sadar. Mungkin minyak persediaan saya berupa iman, kemauan yang gigih dan cinta kasih terhadap Tuhan dan sesama.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam blog, saya memang tidak jadi menuliskannya dengan khawatir. Saya menggantikannya dengan tersadar. Alasannya karena saya khawatir akan diartikan lain. Tapi jujur saya kadang-kadang masih suka menggugah diri, atau mengingatkan diri, dengan rasa khawatir atau takut menjadi gadis yang bodoh. Saya takut kecolongan, tidak berbuah. Saya pikir, selagi masih ada waktu. Dan kita tidak tahu berapa lama lagi waktunya, kan? Tapi kekhawatiran itu ada jika saya tersadar, bahwa saya sedang tidak melanjutkan proses. Keselamatan memang gratis, namun saya harus membuktikan iman kepada diri saya sendiri dan semua dengan perbuatan. Tentu ada perbedaan antara yang memilih untuk cuek saja dan berusaha buat naik kelas.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih baik saya jadi seperti Zakheus yang sadar dan berubah ketika Yesus datang ke rumahnya, daripada saya jadi seperti pohon ara yang tidak berbuah itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/khawatir-versi-saya-401.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Testimonial: For Those who are Experiencing Turbulence in Life</title>
		<link>http://www.cross-written.com/testimonial-for-those-who-are-experiencing-turbulence-in-life-387.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/testimonial-for-those-who-are-experiencing-turbulence-in-life-387.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 10:36:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DeepBlue</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by DeepBlue]]></category>

		<category><![CDATA[almighty]]></category>

		<category><![CDATA[focus]]></category>

		<category><![CDATA[God]]></category>

		<category><![CDATA[Jesus]]></category>

		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<category><![CDATA[miracle]]></category>

		<category><![CDATA[name]]></category>

		<category><![CDATA[problem]]></category>

		<category><![CDATA[problems]]></category>

		<category><![CDATA[testimonial]]></category>

		<category><![CDATA[testimonies]]></category>

		<category><![CDATA[testimony]]></category>

		<category><![CDATA[trouble]]></category>

		<category><![CDATA[troubled]]></category>

		<category><![CDATA[troubles]]></category>

		<category><![CDATA[turbulence]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[World.. face it.
I am a thinker-type person.
I love to analyse things, understand and uncomplicate any complicated matters and misteries.
Focus ..  is part of my traits.
But what will happen if suddenly I am not able to think anymore?
Before I begin, let me share little bits of my situation.
God is the center of my life. My daily [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>World.. face it.</p>
<p>I am a thinker-type person.<br />
I love to analyse things, understand and uncomplicate any complicated matters and misteries.<br />
Focus ..  is part of my traits.</p>
<p>But what will happen if suddenly I am not able to think anymore?</p>
<p><span id="more-387"></span>Before I begin, let me share little bits of my situation.</p>
<p>God is the center of my life. My daily life revolves around Him.<br />
I prepare myself to face the future by learning a lot of things, either lingo, psychology books, even parenting books. Thank God for all of the sources.</p>
<p>Not only that, I,  by God&#8217;s grace, am setting my heart right, by starting to pray for others.</p>
<p>To put simply, I start to do the greatest commandments..</p>
<blockquote><p>&#8220;Love the Lord your God with all your heart and with all your soul and with all your mind.&#8221;<br />
- Matthew 22:36 (NIV)</p></blockquote>
<p>I feel adequate. I enjoy extreme joy. I just.. <strong>WOW! </strong>cant express this burning spirit into words.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>The crazy thing starts<br />
</strong></span></p>
<p>But suddenly.. my ability to focus was taken away.. up til now. (3 days)</p>
<p>I am not able to perceive the &#8220;whats going on&#8221; around me.<br />
I am not able to play music instruments with joy.<br />
I am not able to answer questions correctly.<br />
I am not even able to love.</p>
<p>My friend talked to me on my way home.. and my answer was just &#8220;umm.. yeah&#8221;.<br />
I couldnt even understand what he&#8217;s talking about.</p>
<p>It strucks me so hard that I become sullen.<br />
I am just like a zombie walking around the neighborhood.<br />
My mind is blank.<br />
And as the result, my heart is also blank.</p>
<p>I tried forcing myself to think and focus on what makes this happen.. but since I couldnt focus, things just went crazy in my head.<br />
I forced myself to pray for others, to praise, to worship.<br />
And it was just futile.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">The solution comes </span><br />
</strong></p>
<p>In the middle of my struggle, I heard a tiny voice inside me warning that I was about to lose my joy.</p>
<p>Oh no no no&#8230; that wont happen.</p>
<p><em>I said to myself, <span style="text-decoration: underline;">&#8220;</span></em><strong><em><span style="text-decoration: underline;">I am not going to let myself losing my joy over this!</span></em></strong><em><span style="text-decoration: underline;">&#8220;</span></em></p>
<p>At that moment, I begun to understand the why part.</p>
<p><strong>1. satan dislikes it &#8230;<br />
</strong>he just dislikes it baaadly.<br />
he hates it<br />
he wants to destroy it</p>
<blockquote><p>The thief comes only to steal and kill and destroy; &#8230;<br />
- John 10:10a (NIV)</p></blockquote>
<p>what does &#8220;it&#8221; here refer to?</p>
<p>it is when we begun to love one and another<br />
it is when we begun to pray for one and another<br />
it is  when we begun to share the joy</p>
<p>it is when you begun to pray for others<br />
it is when you begun to spread the Good News about God!</p>
<p>That&#8217;s it!</p>
<p>The funny thing is .. I begun to realize that when I was busy with the &#8220;wondering-why&#8221; party, I didnt have time to think about God&#8217;s grace.</p>
<p>Oh yeah.. that&#8217;s true.</p>
<p>the evil one will use everything to change your focus from God to anything else.</p>
<p>Little by little he will enter your life and destroy it from within.. if you give him even a tiny chance.</p>
<p>Hence, <span style="text-decoration: underline;">Keep focusing yourself on God and only God.</span></p>
<p><strong>2. This might be a test of our faith<br />
</strong> Remember Job?<br />
Bring me the best prosecutor in this planet to find any wrongdoings of Job, and he wont find any.</p>
<p>God was (and is) proud of Job.<br />
He even bragged Job to satan.</p>
<blockquote><p>Then the LORD said to Satan, &#8220;Have you considered my servant Job? There is no one on earth like him; he is blameless and upright, a man who fears God and shuns evil.&#8221;<br />
- Job 1:8 (NIV)</p></blockquote>
<p>But as we all know, Job&#8217;s joyful life was gradually taken away by satan.<br />
From the richest man in the world, to the most pitiful one.<br />
No more possession, no more family, his wife left him, and he was badly sick.</p>
<p>It was so bad that the only thing he had was just his own skin and bone.</p>
<p>But despite of all that had happened, this is what Job declared</p>
<blockquote><p>I know that <strong>my Redeemer lives</strong>, and that in the end he will stand upon the earth.<br />
- Job 19:25 (NIV)</p></blockquote>
<p>YES!<br />
Even though I might lose my ability to focus,<br />
Even though I might lose my ability to love,<br />
Even though I might lose everything in my life<br />
I do not need to know what is currently happening,<br />
For <strong>I KNOW and I KNOW and I KNOW that <span style="text-decoration: underline;">my Redeemer lives</span>!<br />
</strong></p>
<p>And that is enough for me! O yeah!</p>
<p>The world might crumble into dust, but one Name shall PREVAIL!<br />
The Mighty One.. GOD.. will be standing still.</p>
<p>For He is my fortress where I hide.. where else I can hide apart from Him?</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>The message for you<br />
</strong></span></p>
<p>Never get discouraged when you are in turbulence.</p>
<p>As one God&#8217;s servant said &#8220;New level, new devil&#8221;</p>
<p>When you step up into a new level in your life, new temptations will come.</p>
<p>But remember this.. the devil might come to snatch away your abilities, skills, the person that you love, your community, your job, your possessions, but God <strong>wont</strong> stand still! In fact, He was and is already in your life.</p>
<blockquote><p>The thief <strong>comes</strong> only to steal and kill and destroy; I <strong>have come</strong> that they may have life, and have it to the full.<br />
- John 10:10 (NIV)</p></blockquote>
<p>Dont fall back.<br />
Keep moving forward.<br />
Know that you have the Greatest Force of the universe in you (I&#8217;m not talking about any galactic war movie, but God)</p>
<p>And of course &#8220;Give God your problems and He will give you your solution&#8221;</p>
<blockquote><p>Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. <sup id="en-NIV-23489" class="versenum">29</sup>Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls. <sup id="en-NIV-23490" class="versenum">30</sup>For my yoke is easy and my burden is light.&#8221;<br />
- Matthew 11:28-30 (NIV)</p></blockquote>
<p><strong>Praise the Lord! Forever and ever!</strong></p>
<p style="text-align: justify;">God bless you.</p>
<p style="text-align: justify;">Yours sincerely,<br />
DeepBlue</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>DeepBlue is a person who is now, by God&#8217;s grace, regaining his ability to focus slowly but sure.<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/testimonial-for-those-who-are-experiencing-turbulence-in-life-387.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Removing &#8216;What if&#8217;s from your life</title>
		<link>http://www.cross-written.com/removing-what-if-series-from-your-life-379.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/removing-what-if-series-from-your-life-379.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 14:08:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DeepBlue</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[English Content]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by DeepBlue]]></category>

		<category><![CDATA[almighty]]></category>

		<category><![CDATA[anxiety]]></category>

		<category><![CDATA[fear]]></category>

		<category><![CDATA[God]]></category>

		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<category><![CDATA[reflection]]></category>

		<category><![CDATA[what if]]></category>

		<category><![CDATA[worry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[Have you ever stumbled upon a situation where you cant decide what to do because of the uncertainty in the future?
And then.. bang! Here comes the &#8216;What if&#8216; questions.

Although this might sound simple, but these questions have been a hindrance in the growth of many Christians.
Allow me to listing my own:

What if the car that [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Have you ever stumbled upon a situation where you cant decide what to do because of the uncertainty in the future?<br />
And then.. <span style="text-decoration: underline;"><strong>bang</strong></span>! Here comes the &#8216;<strong>What if</strong>&#8216; questions.
</p>
<p style="text-align: justify;">Although this might sound simple, but these questions have been a hindrance in the growth of many Christians.</p>
<p style="text-align: justify;">Allow me to listing my own:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>What if the car that I am going to buy is a &#8216;petrol-depleter&#8217;?</li>
<li>What if this project does not go according to the plan?</li>
<li>What if she thinks that I am a boring person?</li>
<li>What if I running up the wrong stairs in my career?</li>
<li>What if I get an accident?</li>
<li>What if the food that I get sick because of that food from my friend?</li>
<li>What if somebody steal my notebook?</li>
<li>What if the decision that I make is completely wrong?</li>
<li>What if I dont have time to do everything?</li>
<li>What if my future is not as good as I want it to be?</li>
<li>What if people talking behind my back?</li>
<li>What if God forsakes me? (yes, even this sometimes)</li>
<li>What if I get robbed on my way home?</li>
<li>What if they make fun of me when I&#8217;m trying to introduce myself to them?</li>
<li>What if my life stucks at this situation?</li>
<li>What if my kids are rebellious and wont accept God?</li>
<li>What if this&#8230;</li>
<li>What if that&#8230;<span id="more-379"></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Feeling at the same boat?<br />
Do some questions resonate with what you have in mind?</p>
<p style="text-align: justify;">I have been living as a <em>Worry-wart</em> for 27 years.<br />
This drives me nuts!</p>
<p style="text-align: justify;">To be honest.. I&#8217;m tired of this.<br />
My best friend always states, &#8220;<span style="text-decoration: underline;">Too much analyze makes you paralyzed</span>&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">I am losing my joy because of something that does not exist.<br />
again.. I repeat<br />
<strong>I am losing my joy because of something that does <span style="text-decoration: underline;">NOT</span> exist.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">I lost some relationships because of being such a foolish worry-wart.<br />
I waste my time worrying, instead of enjoying the blessing.<br />
I waste many opportunities that flash by because of having fear in taking the wrong decision.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>In Matthew 19, Jesus said, &#8220;Let the little children come to me, and do not hinder them, for the kingdom of heaven belongs to such as these.&#8221; (NIV)</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">You know how children live?<br />
They live without much worrying.<br />
They completely enjoying life.<br />
They dont think about the &#8220;What if&#8221; series.<br />
They play games.<br />
They have fun with their little friends.<br />
They smile and LOL (Laugh out loud) with their vivacious faces.<br />
They dont question God&#8217;s authority.<br />
They dont confront God&#8217;s will.<br />
They are just living their own life.</p>
<p style="text-align: justify;">Simple mind.<br />
Simple thought.<br />
God is good.<br />
He is my Father, and my Provider.<br />
He loves me. Period.
</p>
<p style="text-align: justify;">Oh how fun is <strong>THAT</strong>?!</p>
<p style="text-align: justify;">As a living human, it&#8217;s as normal as breathing that we have fear.<br />
But once the fear becomes your identity, then it is no longer normal.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>2 Timothy 1:7: “For God has not given us a spirit of fear, but of power and of love and of a sound mind” (NKJV)</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">You see..<br />
Fear is not a part of the characters of Love.<br />
Fear is not included in the Kingdom of Heaven (with the exception, Fear of the Lord)<br />
God does not save your life so you can worry, have anxiety, and fear to your heart content.
</p>
<p style="text-align: justify;">no No and <strong>NO!</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Instead, God wants you to live abundantly.<br />
Yes, there are problems in live, but there is also the Greatest One behind you.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Lately, I read this verse and cant stop reading it again and again.<br />
It is like this, &#8220;He who dwells in the secret place of the Most High shall rest under the shadow of the Almighty&#8221; (Psalm 91:1)</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Shall what?</p>
<p style="text-align: justify;">Yes, shall <strong><span style="text-decoration: underline;">REST</span> </strong>under the shadow of the Almighty.</p>
<p style="text-align: justify;">So STOP worrying and live your life to the max in Him!</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Q: But I cant help it.. I cant stop embracing the &#8220;What if&#8221; series in my life?<br />
A: Ok. Then let this be the last &#8220;What if&#8221; in your life.. ask yourself this, &#8220;<em>What if I stop asking the &#8216;What if&#8217; questions and submit all my worries, anxiety and fear completely to God?</em>&#8220;</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Try that now, and I am sure you will start enjoying your life <span style="text-decoration: underline;">under the shadow of the Almighty</span>.</p>
<p style="text-align: justify;">God bless you.</p>
<p style="text-align: justify;">Yours sincerely,<br />
DeepBlue
</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>DeepBlue is a person who now stops being such a worry-wart.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/removing-what-if-series-from-your-life-379.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>1 jam di Barbershop</title>
		<link>http://www.cross-written.com/1-jam-di-barbershop-375.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/1-jam-di-barbershop-375.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 01:10:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DeepBlue</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by DeepBlue]]></category>

		<category><![CDATA[barbershop]]></category>

		<category><![CDATA[karya]]></category>

		<category><![CDATA[karya Tuhan]]></category>

		<category><![CDATA[kasih]]></category>

		<category><![CDATA[kasih Tuhan]]></category>

		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>

		<category><![CDATA[kuasa]]></category>

		<category><![CDATA[kuasa Tuhan]]></category>

		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<category><![CDATA[waktu Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Barbershop = Tempat gunting rambut
&#8220;Saya punya waktu 1 jam untuk memangkas rambut yang sudah panjang ini sebelum aku meeting.. semoga orang ini cukup tangkas dalam melakukan tugasnya&#8220;
Itulah yang ada di benakku tatkala aku memasuki barbershop itu.
Aku melihat seorang perempuan setengah baya sedang menggunting rambut seorang tua yang tampangnya bak veteran perang Gallipoli di Turki.
Sembari menunggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em>Barbershop = Tempat gunting rambut</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;<em>Saya punya waktu 1 jam untuk memangkas rambut yang sudah panjang ini sebelum aku meeting.. semoga orang ini cukup tangkas dalam melakukan tugasnya</em>&#8220;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah yang ada di benakku tatkala aku memasuki barbershop itu.<br />
Aku melihat seorang perempuan setengah baya sedang menggunting rambut seorang tua yang tampangnya bak veteran perang Gallipoli di Turki.<br />
Sembari menunggu aku kerap kali melihat jam di dinding memperhatikan gerakan jarum detik dan menit dengan cemas.<br />
Kadang mengharapkan suatu kekuatan untuk memanipulasi waktu seperti Hiro Nakamura dari serial film Heroes, tapi tentu saja itu hanya angan-angan belaka.<br />
<span id="more-375"></span>Bosan dengan iringan tempo tik-tik dari kedua jarum tersebut, aku mengalihkan pandangan ke si tukang gunting rambut yang kelihatan sedang asyik memperpendek rambut putih Pak Veteran Perang. Kelihatannya sebentar lagi sudah usai.
</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;DEG!&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Aku agak tertegun beberapa detik memperhatikan gaya potongan rambut cewe ini.<br />
Sangat teliti.<br />
Rambut yang sudah pendek pun dipotong lagi.<br />
Dia bahkan memicingkan matanya untuk memperhatikan rambut2 kecil yang tidak kelihatan mata telanjang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<em>Oh tidak! Barber perfeksionis!</em>&#8220;, gumamku dalam hati.<br />
Tentu saja aku berpikir demikian, karena waktu tetap berjalan dengan angkuhnya tanpa peduli apa yang terjadi di sekitarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">5 menit berlalu<br />
10 menit berlalu<br />
15 menit &#8230;<br />
20 menit &#8230;<br />
25 menit &#8230;<br />
<strong>DONE!</strong> Selesailah dia berurusan dengan Mister Veteran.</p>
<p style="text-align: justify;">Pak tua ini memuji-muji perempuan ini, katanya &#8220;<em>Very good haircutting. I&#8217;m impressed</em>&#8220;. Something like that.<br />
Dan kujawab &#8220;<em>Yea right.. dan memakan waktu 25 menit hanya berurusan dengan ketelitian, sementara di toko lain hanya butuh 20 menit dari awal sampai akhir cukur rambutnya</em>&#8221;<br />
Tapi tentu saja itu hanya dalam hati.
</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sekarang giliranku untuk duduk di singgasana pencukuran.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak awal aku langsung bilang ke pencukur ini.<br />
&#8220;<em>You dont need to be perfect. Just make it quick</em>&#8221;
</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ya.. dia pun memulai memainkan mesin dan gunting pemangkas rambut dengan jari-jarinya yang kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Tatapanku kosong menghadap cermin sambil sesekali melirik ke arah jam di dinding memperhatikan kedua jarum itu tadi.<br />
&#8220;<strong>Apakah cukup waktuku untuk hal ini?</strong>&#8221;
</p>
<p style="text-align: justify;">Saat itulah Tuhan mulai membisikkan beberapa inspirasi yang sampai sekarang membuatku tidak akan lupa akan barbershop ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>1. Aku punya waktu dan caraKu sendiri untuk memperindah hidupmu</strong></span><br />
Seringkali kita ini berteriak-teriak kepada Tuhan meminta (atau bahkan menodong) segala hal yang kita butuhkan dalam waktu instan.<br />
Butuh uang.. instan.<br />
Butuh rumah.. instan.<br />
Butuh pekerjaan.. instan.<br />
Butuh cinta.. instan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi tidak dengan Tuhan.<br />
Seperti tukang cukur ini, Tuhan punya cara sendiri untuk memangkas problem2 dan carang2 kita dengan pelan namun pasti dan pasti hasilnya indah.<br />
Walaupun kita minta hal yang instan kepada Tuhan, Dia tetap punya jalan sendiri.<br />
Seperti yang Yesus bilang dalam Doa Bapa Kami, &#8220;<strong>Let Your will be done</strong>&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>2. Aku akan membereskan bahkan hal-hal yang paling kecil dalam hidupmu yang kau tidak tahu</strong></span><br />
Aku memperhatikan bahwa tukang cukur ini memberikan perhatian yang berlebihan untuk rambut kecil yang ada di belakang kepala.<br />
&#8220;<em>Kenapa harus begitu?</em>&#8220;, pikirku.<br />
&#8220;<em>Bukankah itu hanya rambut-rambut kecil, lagipula orang-orang tidak akan memperhatikan rambut yang ada di belakang kepala, bukan?</em>&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti itulah Tuhan bekerja.<br />
Kita tidak tahu seberapa besarNya kasih Tuhan kepada kita.<br />
Mungkin kita tidak tahu bahwa kita telah berkali-kali ditolong Tuhan dari segala kecelakaan.<br />
Mungkin kita tidak sadar bahwa Tuhan telah membuka hati orang-orang di sekeliling kita untuk mau menerima kita apa adanya.<br />
Bahkan Tuhan tetap menjaga kesehatan kita di dalam segala susah payah kehidupan ini.
</p>
<p style="text-align: justify;">Hal-hal yang kecil, yang kita tidak tahu-menahu, Tuhan <span style="text-decoration: underline;">selalu</span> perhatikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>3. Jangan ganggu Aku saat Aku melakukan bagianku</strong></span><br />
Bayangkan apa jadinya jika di tengah-tengah asyiknya dia bekerja aku berkata ke si tukang cukur, &#8220;<em>Bagian situ kurang pendek!</em>&#8220;, &#8220;<em>Bagian di kiri kepanjangan</em>&#8220;, &#8220;<em>Bagian depan miring</em>&#8220;.</p>
<p style="text-align: justify;">no No <strong>NO!</strong> Sebelum tukang potong rambut ini berkata, &#8220;Sudah selesai&#8221;, kita akan melihat betapa jeleknya model rambut yang tengah dipangkas olehnya.<br />
Miring di sana dan miring sini. Kacau. Tidak simetris.<br />
Tapi semuanya itu mengarah ke sesuatu yang pada akhirnya indah.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa jadinya jika kita minta Tuhan untuk membereskan segala masalah kita?<br />
Apa jadinya jika kita mulai menggosip seseorang yang kelihatan boroknya karena tengah disepuh oleh Tuhan?<br />
Bukankah Tuhan sudah pernah menjawab pertanyaan yang sama yang dilontarkan Paulus, &#8220;<em><strong>Cukuplah karuniaKu bagimu. Sebab justru dalam kelemahanlah, kuasaKu menjadi sempurna</strong></em>&#8220;?</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>4. Yang harus kamu lakukan.. berserahlah kepadaKu</strong></span><br />
Apa yang harus kita lakukan saat rambut kita dipotong oleh tukang cukur?<br />
Jawabannya: Diam.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya.<br />
Berserahlah kepadaNya.<br />
Berserah dalam hal ini, bukan pasrah bin lemes.<br />
Tapi yakin dan beriman bahwa Dia pasti sanggup.<br />
Dia pasti membuat segalanya indah pada akhirnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sepertinya setiap kali aku ada di tempat potong rambut manapun, aku akan selalu teringat akan 4 point ini.<br />
Tanpa kusadari,  waktu telah berlalu dan tukang cukur ini berkata, &#8220;Sudah selesai&#8221;<br />
Kulirik jam dinding itu.<br />
60 menit berlalu..
</p>
<p style="text-align: justify;">God bless you.</p>
<p style="text-align: justify;">Yours sincerely,<br />
DeepBlue
</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>DeepBlue is a man who enjoys his new haircut whole heartedly</strong></em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/1-jam-di-barbershop-375.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>POEM: Easter Light</title>
		<link>http://www.cross-written.com/poem-easter-light-372.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/poem-easter-light-372.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 01:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fida Abbott</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[English Content]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by Fida]]></category>

		<category><![CDATA[easter]]></category>

		<category><![CDATA[poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[
Easter Light

I see the cross
there is a deep darkness
nobody wants to come
I see the empty grave
there is a life
everybody is looking for
His resurrection is a sign
there is no darkness
but lightness
Everybody who believes in Him
can come to meet His Father
without any condition
only trust in Him
live in Him
follow His path
nothing we have to pay
it is free
because He [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_gwl3-JS_PCA/S7fjE_34oVI/AAAAAAAACOg/RAX0HfrEElM/s1600/blog.jpg"><img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 130px; CURSOR: hand; HEIGHT: 170px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_gwl3-JS_PCA/S7fjE_34oVI/AAAAAAAACOg/RAX0HfrEElM/s200/blog.jpg" border="0" /></a></p>
<div align="center"><strong><span style="font-size:130%;">Easter Light<br />
</span></strong><br />
I see the cross<br />
there is a deep darkness<br />
nobody wants to come</p>
<p>I see the empty grave<br />
there is a life<br />
everybody is looking for</p>
<p>His resurrection is a sign<br />
there is no darkness<br />
but lightness</p>
<p>Everybody who believes in Him<br />
can come to meet His Father<br />
without any condition<br />
only trust in Him<br />
live in Him<br />
follow His path<br />
nothing we have to pay<br />
it is free<br />
because He had paid full for us<br />
with His blood and love </p></div>
<div align="center"></div>
<div align="center">Happy Easter!</p>
<p><em>Coatesville, April 3, 2010<br />
by </em><a href="http://www.fidaabbott.com/"><em>Fida Abbott</em></a><em><br />
</em>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/poem-easter-light-372.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Please Pray for Winkie Pratney</title>
		<link>http://www.cross-written.com/please-pray-for-winkie-pratney-368.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/please-pray-for-winkie-pratney-368.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 03:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JED-ReVoLuTiA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[English Content]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by Jed]]></category>

		<category><![CDATA[prayer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[
Who&#8217;s Winkie Pratney?
Winkie is involved with helping and training young people of all ages and works with many leading international youth movements including Campus Life, Champions For Christ, Operation Mobilization, Masters Commission, Youth With A Mission, Young Life, Youth Alive, and Teen Challenge. He conducts yearly leadership training for youth workers in Europe, North America [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-369" title="winkie" src="http://www.cross-written.com/wp-content/uploads/2010/01/winkie-233x300.jpg" alt="winkie" width="233" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Who&#8217;s Winkie Pratney?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Winkie is involved with helping and training young people of all ages and works with many leading international youth movements including Campus Life, Champions For Christ, Operation Mobilization, Masters Commission, Youth With A Mission, Young Life, Youth Alive, and Teen Challenge. He conducts yearly leadership training for youth workers in Europe, North America and the Pacific, and has been involved as an advisory and consultant to church, civic, educational, government and social welfare leaders on the needs and problems of modern teenagers. He occasionally speaks in churches, but his primary call is to students.<span id="more-368"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>What happened to him?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pratney began complaining of a headache the day after Christmas and was rushed to an Auckland, New Zealand, hospital when his communication became confused. Doctors said he suffered a hemmorhagic stroke, which includes bleeding within the brain and in the inner and outer tissue covering the brain.</p>
<p style="text-align: justify;">Though Pratney was released from the hospital Dec. 31, his son said there continues to be swelling in Pratney&#8217;s brain, and his memory and linguistic skills are returning slowly. In a blog posting on Tuesday, William Pratney said his father&#8217;s recovery seemed to have slowed since he was first discharged from the hospital.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;I want him to make progress, and quick, but he&#8217;s definitely not acting like all the man I know him to be,&#8221; he wrote. &#8220;Part of him has been lost. Part of him has died. And that part (that part of his brain or that part of his functioning) is what we need to see revived.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;The doctor said he would ‘never fully recover,&#8221;&#8221; William Pratney continued. &#8220;And from a medical standpoint, apart from some kind of miracle, he is right. But we believe in miracles. &#8230; We serve an awesome God, and I believe that He gets the last word, the final say.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>How has he progressed after the stroke?</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">(From William Pratney, Winkie’s son)</p>
<p>We just got back from Dale and David Garratt&#8217;s double 70th birthday celebration, and it was great. What a privilege!</p>
<p>Winkie has made some progress since last week, as commented on by both his speech therapist and our herbalist friend Noel Maxwell. A lot more of his long-term memory has come back (I thought all, but just in talking with him tonight realized that he still has a ways to go), and he is making regular improvement on his use of pronouns.</p>
<p>Winkie saw a lot of people he has known for 30 years or more at the party, and they seemed to be very happy to see him. We were so blessed to be able to witness the celebration. John Dawson (among others) shared a word or two, and Dad was able to connect with him. I made some new connections, and was able to catch up with others that I hadn&#8217;t seen for a while. Mom had a great time. She was looking good. People commented that Winkie was looking good, too.</p>
<p>One thing that we don&#8217;t understand, is a nasty cough that Winkie has been fighting. It seems to be getting worse, so that is definitely an area for prayer. But we plan to take him to the doctor again this coming week, and hopefully can see it resolved soon. Normally we would just use herbs on something like this, but the ones that we use and have access to usually contain natural blood thinners, which we can&#8217;t give him. So I&#8217;m not sure what the best way is, to fight this. I suppose the doctor will probably prescribe some sort of antibiotic. It&#8217;s scary for me, some nights, waking up to the sound of a hacking cough. You never like to see the ones you love in pain or sick. And this thing sounds bad. But not to alarm anyone, I just thought I&#8217;d mention it as an area for prayer. We need wisdom in helping him with this.</p>
<p>We saw some other ministry friends of ours over the last few days, some visiting, others we went to see. Julian Batchelor, a friend from days gone by came out and visited us. It was great to see him again. We also met up with Steve Goode, a tennis playing minister friend of ours who&#8217;s known Dad for over 30 years. Dad remarked (and it shows how much of his long-term memory has come back) on Steve&#8217;s ability to play tennis with either hand. I&#8217;ve played with Steve, and I didn&#8217;t remember that fact! So praise God! Winkie is definitely remembering people and associations - he&#8217;s even growing more proficiently conversational.</p>
<p>The Revival Bible is still a pertinent area of prayer right now. I know it weighs heavily on Winkie&#8217;s mind. He should be resting, but 2 nights ago I heard him get up, and we talked till about 3:30AM about issues surrounding it&#8217;s production. I can&#8217;t disclose much, but just to say that if you think to, please pray that God&#8217;s grace would be on and surrounding this project. It&#8217;s so close to completion, but there are a couple of building blocks that need to be inserted before the roof can go on (to use a building metaphor).</p>
<p>Speaking of building, I have been working hard to try to help organize the renovation of our downstairs batch (beach flat). We have people from His Way helping us on it, and a friend from Australia plans to come out and help us more on it in March. It will serve as a place for me to stay while I am here in New Zealand, as well as a place for special guests, ministers and friends to stay while I am gone. Mom and Dad are kicking me out from upstairs, as it&#8217;s a small, two-bedroom place, and my room is just next door to theirs.</p>
<p>Soon I must prepare for a trip to Adelaide, Australia, at the invitation of a dear friend of ours where I will be speaking a number of times. Please pray that God would help me to prepare for it in every way necessary. I really want to be personally ready, and be able to share those things that God wants to use to help these precious people. I haven&#8217;t preached since 2007, and apart from the loving persistence of Dennis Slape (www.life-church.com.au/about/leadership-team) most likely would not be until my return to the States (planned mid-August).</p>
<p>Please continue to pray for our partners in the ministry–Ministry of Helps–as they continue to help us from the States. Making Winkie&#8217;s printed, audio and video materials readily available is a huge task, and we need God&#8217;s wisdom for the right way to make that happen.</p>
<p>Thank you to all praying for your godly prayers of faith!</p>
<p>God bless you,</p>
<p>William</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Please pray for Winkie Pratney. You can always follow his updates from his website: <a href="http://winkiepratney.com/winkie_pratney_blog/index.html" target="_blank">winkiepratney.com</a> Thanks</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/please-pray-for-winkie-pratney-368.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Joy and Sorrow</title>
		<link>http://www.cross-written.com/joy-and-sorrow-362.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/joy-and-sorrow-362.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 01:59:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Icha</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[English Content]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by Icha]]></category>

		<category><![CDATA[faith]]></category>

		<category><![CDATA[intimacy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[I have been very happy these days. Not because I am always happy, but I try to walk with God. I want to tell you something. God doesn&#8217;t deal with myth. He doesn&#8217;t deal with superstitious. Why i tell you this? This is the reason.If you follow my twitter, you might know that I have [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">I have been very happy these days. Not because I am always happy, but I try to walk with God. I want to tell you something. God doesn&#8217;t deal with myth. He doesn&#8217;t deal with superstitious. Why i tell you this? This is the reason.If you follow my twitter, you might know that I have been very spiritual this week. Nope! I am not saying that I become a spiritual person. I am saying about giving thanks. I try to give thanks to everything that happens in my life. I give thanks for my job. I give thanks for a new day. I give thanks for the food. They are very simple things to thanks for. What I got? I got joy. You might believe, and you might not believe. But I got JOY.Yesterday, I was really happy. From the morning till the dawn, I always happy. I also do not know why. My mom once told me that I should not laugh too much, because it will ended up crying at night. I do not know about this but I believe it. So, I always afraid to be happy too much in the afternoon to prevent myself crying alone at night. Well, I am alone now, with no family here in new island so no one will accompany me physically when I cry.</p>
<p>Yesterday, I laughed. I spent my whole day laughing. Excuse me, I was not crazy, I was just being thankful for every little things, remember? So I laughed with my colleague, I laughed with my manager, I laughed with my brother and sister in God, I had so much great time with them all. Then I took time to think. &#8220;What if I cry tonight because I am overwhelmed with this joy?&#8221;, &#8220;People become very sensitive of sorrow when they spend too much time laughing&#8221;, etc. Then I feel like God speak to me, &#8220;Try me&#8221;.<span id="more-362"></span></p>
<p>Try what?! What do You mean? Since I was not sure whether that is God or not, I went with the flow. I practiced singing for Sunday&#8217;s sermon. We were still in joy. There were so much fun in praising and worshiping. I couldn&#8217;t control myself to stop laughing because we really were happy. I laughed!! The whole day! And I did not cry!!!! May I repeat, I did not cry! That was the first time I spend my day sharing joy and laugh without crying in the night. I praise the Lord for that moment.</p>
<p>Today, I have an ordinary day with not too much laugh and praise. I feel hurt by someone in the meeting and I didn&#8217;t tell God about it. I pretend that I am strong while my heart is broken. I try to show them that I am good and strong and wise. I try to show myself, not God. I fall in a sin called arrogant. That is my fault. just one fault and I can not praise. I can not be thankful to God. I complain and get mad. I failed.</p>
<p>Soon after I realize my fault, I pray to God. I said, &#8220;Lord, please release me from this evil. I do not want to be burdened by this matter. This is simple things and You are greater than this. I don&#8217;t want this feeling take my joy away. I am sorry for complaining. I am sorry for not being thankful to you&#8221;. Then He gives me peace.</p>
<p>I am not writing this by fiction. This is simply what I experience 30 minutes ago. I learn that God does not stop here to nurture me. He wants to bring me furthermore. He wants me to grow up. From this experience, He wants to show me that I am fragile. Without Him, I can not be anything. Without Him, I am nothing. I am weak. This experience makes me long for Him. I want to know Him better. I want to trust Him more. I want Him to work more in my life, and my environment.  This is my prayer and I hope this will be yours too.</p>
<p style="text-align: justify;">Praise Him!</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">regards,</p>
<p style="text-align: justify;"><a><img style="border: medium none; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/54486/242/E508750B15C46CFC050C80A5048A75E4.png" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/joy-and-sorrow-362.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ebook Gratis: Di Balik Selubung oleh H.A. Baker</title>
		<link>http://www.cross-written.com/ebook-gratis-di-balik-selubung-oleh-ha-baker-357.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/ebook-gratis-di-balik-selubung-oleh-ha-baker-357.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 06:50:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JED-ReVoLuTiA</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by Jed]]></category>

		<category><![CDATA[akhir zaman]]></category>

		<category><![CDATA[anak kecil]]></category>

		<category><![CDATA[china]]></category>

		<category><![CDATA[ebook]]></category>

		<category><![CDATA[gratis]]></category>

		<category><![CDATA[kesaksian]]></category>

		<category><![CDATA[neraka]]></category>

		<category><![CDATA[penglihatan]]></category>

		<category><![CDATA[pertobatan]]></category>

		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=357</guid>
		<description><![CDATA[
Sekarang anda bisa bebas mengunduh dengan gratis Ebook terbaru dari Cross-Written Production yang berjudul &#8220;Di Balik Selubung&#8221; yang ditulis oleh almarhum misionaris H.A. Baker dan diterjemahkan oleh Santi Erawaty. Ebook ini berisi kesaksian mengenai lawatan Tuhan atas anak-anak di panti asuhan Adulam yang diasuh oleh Baker di China pada awal abad 20. Begitu kuatnya lawatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-358  aligncenter" title="Di Balik Selubung" src="http://www.cross-written.com/wp-content/uploads/2010/01/di-balik-selubung-199x300.jpg" alt="Di Balik Selubung" width="199" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang anda bisa bebas mengunduh dengan gratis Ebook terbaru dari Cross-Written Production yang berjudul &#8220;Di Balik Selubung&#8221; yang ditulis oleh almarhum misionaris H.A. Baker dan diterjemahkan oleh Santi Erawaty. Ebook ini berisi kesaksian mengenai lawatan Tuhan atas anak-anak di panti asuhan Adulam yang diasuh oleh Baker di China pada awal abad 20. Begitu kuatnya lawatan Tuhan, hingga anak-anak ini mengalami beragam pengalaman rohani dan mendapatkan penglihatan akan surga, neraka, dan masa yang akan datang. Ebook ini sangat amat kami rekomendasikan untuk anda semua yang haus untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi. Anda bebas untuk mengunduh dan membagikan secara cuma-cuma untuk kemuliaan nama Tuhan.<span id="more-357"></span></p>
<h1 style="text-align: center;"><a class="aligncenter" title="Di Balik Selubung PDF" href="http://www.cross-written.com/wp-content/uploads/2010/01/di-balik-selubung-oleh-ha-baker.pdf" target="_blank">KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH</a></h1>
<p>Cara mengunduh: klik kanan pada kursor anda, pilih &#8217;save target as&#8217;. Jangan lupa komentar anda di halaman ini. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/ebook-gratis-di-balik-selubung-oleh-ha-baker-357.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seorang Penolong Menjelang Natal</title>
		<link>http://www.cross-written.com/seorang-penolong-menjelang-natal-347.html</link>
		<comments>http://www.cross-written.com/seorang-penolong-menjelang-natal-347.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 15:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fida Abbott</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Posted by Fida]]></category>

		<category><![CDATA[christmas]]></category>

		<category><![CDATA[doa]]></category>

		<category><![CDATA[natal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cross-written.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari menjelang Natal tahun yang lalu, Penulis memiliki pengalaman yang mengesankan. Saat itu ramalan cuaca, baik di televisi dan informasi cuaca online menyebutkan bahwa badai salju akan menerjang dengan suhu di bawah tiga puluh dua derajat Fahrenheit (beberapa derajat di bawah suhu es). Wal-Mart, tempat kerja Penulis sudah mulai tampak sepi menjelang pukul enam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Dua hari menjelang Natal tahun yang lalu, Penulis memiliki pengalaman yang mengesankan.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Saat itu ramalan cuaca, baik di televisi dan informasi cuaca online menyebutkan bahwa badai salju akan menerjang dengan suhu di bawah tiga puluh dua derajat Fahrenheit (beberapa derajat di bawah suhu es).<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Wal-Mart, tempat kerja Penulis sudah mulai tampak sepi menjelang pukul enam malam.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Biasanya ratusan <em>customer</em> datang untuk berbelanja, namun malam itu suasana sudah sangat lengang.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Rekan-rekan sekerja yang bertugas malam hari hingga dini hari sudah mulai menelepon untuk absen diri, sedangkan rekan-rekan lainnya sudah banyak yang meninggalkan pekerjaan menjelang pukul tujuh malam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><br />
</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Saat itu Penulis masih bertahan untuk tidak meninggalkan pekerjaan hingga pukul delapan lewat tiga puluh menit waktu Pennsylvania.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Beberapa rekan ada yang bersedia tinggal di tempat kerja dan para Manager sudah bersiap sedia untuk tinggal hingga dini hari.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Itulah salah satu resiko dan bentuk tanggung jawab para Manager mengingat tempat kerja Penulis tetap buka selama dua puluh empat jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu walau badai salju menerjang sekalipun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Tanpa berpikir bahwa badai salju telah berselang lebih awal, Penulis mengenakan seluruh perlengkapan, dari <em>scarf</em>, kaos tangan dan jaket khusus musim dingin.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Ternyata udara di luar sangat super dingin – di luar dugaan Penulis.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Salju sudah turun cukup lebat walau permukaan jalan masih belum tertutup salju.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Hanya berjalan sekitar tiga puluh meter dari pintu masuk menuju ke mobil, tangan Penulis sudah terasa dingin dan kaku.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Sialnya, sewaktu Penulis berusaha membuka pintu mobil, ternyata tidak dapat dibuka.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis mencobanya berulang kali tetapi tetap tidak dapat dibuka padahal seingat Penulis, mobil tersebut biar pun keluaran sepuluh tahun yang lalu tidak bermasalah sedikit pun.<span id="more-347"></span><br />
</span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Rasa khawatir mulai memuncak sewaktu Penulis melihat di sekitar halaman parkir Wal-Mart yang luasnya seperti lapangan sepak bola yang biasanya ratusan mobil terparkir di sana, saat itu hanya beberapa mobil yang terlihat dan dapat dihitung dengan sepuluh jari saja.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL">Tidak tampak seorang pun lewat dan tak tampak sebuah mobil pun melintas.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Akhirnya Penulis mencoba sekali lagi untuk keempat pintu – masih tetap tak ada satu pintu pun terbuka.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span><em>Alamat!</em><span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Mau tidak mau Penulis harus kembali ke dalam gedung untuk minta pertolongan tapi siapa yang mau menolong di malam hari dengan suhu sedingin itu?<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis pun ragu-ragu untuk kembali ke gedung.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></span>Di satu sisi, tangan Penulis sudah mulai sakit menahan dingin walau sudah dimasukkan ke saku jaket.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Tangan Penulis sudah tak dapat<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>merasakan apa-apa selain menahan sakit karena dinginnya udara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Tiba-tiba Penulis mendengar suara ‘brak!’ sekitar tiga puluh meter dari lokasi di mana Penulis berdiri di samping mobil.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL">Penulis ingin mengetahui siapa gerangan orang di sana dan bermaksud meminta pertolongan.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Dengan langkah penuh harap dan berlari kecil, di balik beberapa deretan mobil truk, tampak dua orang ‘Pusher’ sedang mengumpulkan puluhan kereta belanja untuk ditarik secara otomatis.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></span>Dengan sedikit ragu-ragu, Penulis memberanikan diri meminta pertolongan.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Ternyata permohonan Penulis disambut baik oleh seorang di antara mereka berdua.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL">Ia pun mengikuti langkah Penulis ke mobil dan mulai beraksi. <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Hasilnya sama saja.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Pintu mobil masih belum dapat dibuka meskipun posisi kunci sudah terbuka.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><br />
</span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL">Kepanikan mulai menyerang Penulis, sedangkan dinginnya kedua tangan sudah tak dapat dikendalikan lagi.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Rasanya Penulis ingin langsung berlari ke dalam gedung.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Melihat paniknya Penulis, ia pun berusaha sekali lagi dan menanyakan apakah mobil Penulis memiliki masalah seperti itu sebelumnya.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis pun menjawab bahwa mobil itu sehat walafiat.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></span>Saat itu Penulis sudah membayangkan <em>alternative</em> akhir -<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>mau tidak mau harus tinggal di dalam gedung bila pintu mobil tak dapat dibuka.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis mulai memohon dalam doa di dalam hati dalam suasana panik, sambil melihat si pria penolong itu masih sibuk berusaha membuka pintu.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Rasanya tidak enak bila membiarkannya melakukannya di cuaca yang begitu dinginnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><br />
</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Saat Penulis bermaksud untuk mengatakan ‘berhenti saja’ tiba-tiba pintu sebelah kanan terbuka saat ia menariknya sekali lagi.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis rasanya ingin mengeluarkan air mata – hampir tidak percaya melihat adegan di depan mata.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Ia tampak tersenyum sambil berkata bahwa pintu sudah terbuka dan mempersilahkan Penulis untuk masuk ke dalam mobil.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Oleh karena masih terkesan, Penulis mengatakan agar ia tetap membuka pintu itu dan menghampirinya sambil mengucapkan terima kasih dan menyarankannya agar segera pulang karena cuaca yang sangat buruk dan tidak perlu mengkhawatirkan kereta-kereta belanjaan.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis katakan bahwa para Manager pun akan memakluminya.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Ia pun berkata bahwa kereta-kereta itu adalah pekerjaannya yang terakhir malam itu dan setelah itu ia segera akan pulang.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Tak lupa Penulis bertanya siapakah namanya dan ia menyebutkan namanya yang sangat sulit untuk diingat.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Sebelum masuk ke dalam mobil, Penulis mengucapkan ‘Selamat Natal’ kepadanya.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Tanpa diduga ia berjalan mendekat dan memeluk Penulis dengan kedua belah tangannya sambil berkata, “Merry Christmas!”<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis sangat terharu, rasanya ia mengetahui bagaimana perasaan Penulis yang sangat panik pada saat itu.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis bermaksud ingin memberikan sesuatu kepadanya sebagai tip sebagai ungkapan terima kasih tetapi batal mengingat saat itu Penulis tidak membawa uang ‘cash’.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Dengan penuh yakin dan mantap Penulis mengatakan sebelum ia melangkah meninggalkan lokasi di mana Penulis berdiri, “You are my angel.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>God will bless you!”<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Ia pun tersenyum dan melambaikan tangan kanannya sambil berkata, “Thank you.  Go home soon!<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Be careful in driving!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Di dalam mobil selama sekitar lima belas menit Penulis berdiam diri, duduk di kursi mobil hingga kondisi di dalam mobil tidak terlalu dingin sambil meninggikan ‘heater’ secara maksimum.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis berupaya mengingat rupa si Penolong tersebut, namun rasanya mustahil.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Yang terlihat hanyalah raut mukanya saja yang tertutup topi musim dingin dan dikerudung dengan topi jaketnya.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis hanya mengingat si Penolong tersebut berperawakan tinggi dan berkulit hitam.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Itu saja, namanya pun sangat susah untuk diingat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Selama di perjalanan, Penulis tak henti-hentinya mengucap syukur dan berterima kasih akan adanya pertolongan di luar dugaan.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Sementara sepanjang perjalanan sudah tampak sangat lengang dan hanpir ridak tampak satu pun mobil melintas.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis berpikir dalam hati mengapa tidak pulang lebih awal untuk menghindari situasi yang mencekam seperti itu.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><br />
</span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Setiba di rumah, Penulis sudah tidak sabar menceritakan kejadian itu kepada sang suami dengan mata agak berkaca-kaca.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis katakan kepadanya, “He is my angel” dan memberitahukannya kalau tidak ada pertolongan, mau tidak mau Penulis akan tinggal di gedung hingga keesokan harinya.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-spacerun: yes;">Lalu </span>Penulis bertanya mengapa pintu mobil tak dapat dibuka sama sekali.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Suami Penulis menjawab itu disebabkan cuaca yang sangat dingin sehingga kebekuan memungkinan hal itu.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis tak membuang waktu, berjalan ke dapur dan mengecek alat pengukur suhu.  Ternyata benar, suhu udara di luar: minus tujuh derajat Celcius!<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Malam itu Penulis<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>menyertakannya di dalam doa.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Penulis yakin meskipun berkat itu tak datang dari Penulis itu sendiri, berkat itu akan datang dari sumber lainnya.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Dalam doa Penulis yakin bahwa siapa pun yang menolong sesama dengan ketulusan hati, maka si Penolong tersebut akan mendapatkan bagiannya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><br />
</span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-ansi-language: NL;" lang="NL">Melalui cerita di atas, kita dapat merenungkan sesuatu, apakah kita juga pernah memanjatkan doa kepada mereka yang membutuhkan pertolongan kita yang tak dapat kita jangkau?<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></span>Atau hanyakah kita berdoa kepada sesama yang hanya pernah menolong kita saja?<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Yakinkah Anda bahwa doa dan iman adalah sebuah senjata yang mutakhir kita dalam berkomunikasi dengan sang Pencipta?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><br />
</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Menjelang Natal ini, marilah kita semua mengingat sesuatu, di kala kita membelanjakan begitu banyak uang untuk makanan dan hadiah dalam merayakan Natal, di belahan bumi lainnya masih banyak mereka yang kelaparan dan membutuhkan pertolongan.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Ulurkan tangan Anda!<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Bantuan dalam bentuk apa pun akan sangat membantu, termasuk doa-doa Anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Selamat Natal. <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Kiranya damai Natal senantiasa menyertai kita selamanya. Amin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Tulisan ini dipublikasikan juga di <a href="http://www.kabarindonesia.com">www.kabarindonesia.com</a> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cross-written.com/seorang-penolong-menjelang-natal-347.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
