Jangan!

Yang Maha Tahu
kutak dapat memahami
saat ‘Jangan!’
Engkau katakan kepadaku
kuingin tuntaskan segala perkara
tanpa menunggu terlalu lama
aku tahu apa yang kurasa

sekali lagi Engkau berulang ‘Jangan!’
apakah maksud-Mu?
aku ingin pergi ke arah sana
namun Engkau tunjukkan ke arah lain
aku tak memahami
apakah maksud-Mu?

sekali lagi Engkau bertitah ‘Jangan!’
habis sudah kesabaranku

sekali lagi Engkau bertutur
‘Jalan-Ku bukanlah jalanmu’
aku pun tahu itu

dengan kasih Engkau berkata
‘Lakukanlah perintah-Ku! Aku besertamu’

lalu,….aku bangkit
karena kekuatan-Mu
‘tuk menempuh jalan-Mu
sebuah jalan penuh onak dan duri
sakit, Tuhan!
banyak luka sana sini

sekali lagi aku mendengar sabda-Mu
‘Aku tetap bersamamu hingga garis akhir’

aku menangis terharu
aku menangis penuh syukur
aku menangis bahagia
akhirnya…
aku sampai juga hingga garis akhir
sakit dan lukaku tak terasa lagi
digantikan suka cita menaungiku

kini kusadar
apa arti kata ‘Jangan!’ dari-Mu
aku harus kokoh dan teguh
sabar menunggu
berjuang hingga garis akhir
dengan kekuatan dan penyertaan-Mu
semuanya akan berakhir indah
terima kasih atas kata ‘Jangan!’

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • bodytext
  • del.icio.us
  • Furl
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Reddit
  • YahooMyWeb
  • Ma.gnolia
  • NewsVine

2 Responses

  1. Seli Says:

    Yup. Tuhan lebih tau apa yang ada di depan kita. Kata JANGAN dariNya bukanlah hambatan, tapi justru merupakan jawaban yang akan menghantarkan kita pada yang terbaik. Hal ini seperti keadaan dimana satu pintu ditutupNya, tapi pintu lain dibukaNya. Kalo kita mau taat, pastilah rencanaNya buat kita akan sempurna.

  2. Fida Says:

    Benar Seli. Terima kasih atas komentarnya yg menguatkan rekan-rekan pembaca lainnya. GBU!

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.