Yang Maha Tahu
kutak dapat memahami
saat ‘Jangan!’
Engkau katakan kepadaku
kuingin tuntaskan segala perkara
tanpa menunggu terlalu lama
aku tahu apa yang kurasa
sekali lagi Engkau berulang ‘Jangan!’
apakah maksud-Mu?
aku ingin pergi ke arah sana
namun Engkau tunjukkan ke arah lain
aku tak memahami
apakah maksud-Mu?
sekali lagi Engkau bertitah ‘Jangan!’
habis sudah kesabaranku
sekali lagi Engkau bertutur
‘Jalan-Ku bukanlah jalanmu’
aku pun tahu itu
dengan kasih Engkau berkata
‘Lakukanlah perintah-Ku! Aku besertamu’
lalu,….aku bangkit
karena kekuatan-Mu
‘tuk menempuh jalan-Mu
sebuah jalan penuh onak dan duri
sakit, Tuhan!
banyak luka sana sini
sekali lagi aku mendengar sabda-Mu
‘Aku tetap bersamamu hingga garis akhir’
aku menangis terharu
aku menangis penuh syukur
aku menangis bahagia
akhirnya…
aku sampai juga hingga garis akhir
sakit dan lukaku tak terasa lagi
digantikan suka cita menaungiku
kini kusadar
apa arti kata ‘Jangan!’ dari-Mu
aku harus kokoh dan teguh
sabar menunggu
berjuang hingga garis akhir
dengan kekuatan dan penyertaan-Mu
semuanya akan berakhir indah
terima kasih atas kata ‘Jangan!’

















May 24th, 2008 at 5:05 am
Yup. Tuhan lebih tau apa yang ada di depan kita. Kata JANGAN dariNya bukanlah hambatan, tapi justru merupakan jawaban yang akan menghantarkan kita pada yang terbaik. Hal ini seperti keadaan dimana satu pintu ditutupNya, tapi pintu lain dibukaNya. Kalo kita mau taat, pastilah rencanaNya buat kita akan sempurna.
June 4th, 2008 at 8:06 pm
Benar Seli. Terima kasih atas komentarnya yg menguatkan rekan-rekan pembaca lainnya. GBU!