Karena Aku Menggendongmu

saat kumerasa gundah gulana
aku tak menemukan penghiburan-Mu
aku mencari hingga ujung tanpa akhir
tak satu pun kulihat seuntai katamu
sampai aku terdiam membisu

saat kumelihat hidup tanpa asa
aku harap ada semangat mengobarkanku
hanya Engkau jalan yang kutuju
namun tak satu pun kudengar Engkau berucap
sampai aku tertidur kelelahan

di manakah Engkau?
aku ingin uluran tangan-Mu
aku ingin penopang-Mu
aku ingin bimbingan-Mu
namun tak satu pun hadir untukku

kutinggalkan Engkau
perlahan aku mendengar bisikmu
sayup-sayup merdu jernih terdengar
“Anak-Ku, Aku sedang menggendongmu!”

Coatesville, 22 April 2008

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • bodytext
  • del.icio.us
  • Furl
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Reddit
  • YahooMyWeb
  • Ma.gnolia
  • NewsVine

2 Responses

  1. Icha Says:

    so nice. kadangkala kita lupa bahwa Dia selalu ada buat kita. lebih parah lagi, kadang kita yang meniadakan DIa. Tapi Dia Allah yang setia dan tepat janji, Dia akan menjamin kita dan memberi penghiburan bagi kita.

  2. Fida Abbott Says:

    Dear Icha,

    GBU!!!

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.