Terkadang sulit bagi kita untuk bisa membedakan apakah yang terjadi sekarang ini adalah benar kehendak Tuhan atau semuanya terjadi karena keinginan / kehendak kita sendiri. Jika kita meminta nasihat kepada orang-orang lain, terkadang nasihat yang diberikan terdengar klise sekali, berdoa dan dekat dengan Tuhan.
Memang benar, berdoa dan dekat dengan Tuhan akan bisa membuat kita lebih mengenal Tuhan dan bukan tidak mungkin mengetahui kehendak Tuhan. Tetapi jujur, belakangan ini aku sendiri sedang dalam kebimbangan dan terkadang bingung, apakah benar semua yang terjadi dalam kehidupan aku belakangan ini adalah kehendak Tuhan ??
Lantas bagaimanakah kita bisa apakah ini memang merupakan kehendak Tuhan ?
1. Merubah pola berpikir kita ( Roma 12 : 2 )
Ternyata nasihat klise itu memberikan manfaat bagi kita dalam hal merubah pola pikir kita. Jika kita masih berpikir dengan seturut dunia, maka kita terkadang malah bukannya melakukan kehendak Tuhan, tetapi melakukan apa yang hanya merupakan keinginan kita saja. Dan bukan itu saja, kita harus meminta hikmat dari Tuhan karena dengan hikmat dari Tuhan lah kita bisa memiliki pengetahuan yang melebihi pengetahuan apapun juga di dunia ini ( baca : sukses seperti salomo … ).
2. Mengujinya - Bagaimana kita mengujinya ?
Semua rancangan Tuhan adalah rancangan yang menyelamatkan dan baik. Jika apa yang terjadi dalam hidup kita, yang menurut kita baik, belum tentu itu baik untuk Tuhan. Apakah yang terjadi sekarang ini membawa keselamatan dalam hidup kita ? Apakah ada damai sejahtera dalam apa yang terjadi dalam hidup kita sekarang ini ? Apakah sesuai dengan Firman Tuhan ? ini semua adalah proses pengujian yang harus kita lakukan. Jika kita merasa bahwa yang terjadi sekarang ini, membuat kita bahagia, apakah hal itu membawa keselamatan ? apakah hal itu sesuai dengan Firman Tuhan ? Tetapi jika yang terjadi sekarang ini sudah sesuai dengan Firman Tuhan, maka semua yang terjadi pasti akan membawa damai sejahtera dan keselamatan.
At the end, janganlah pernah kita meninggalkan persekutuan kita dengan Tuhan dan jangan pernah jenuh-jenuh untuk meminta Tuhan selalu menuntun kita agar sesuai dengan kehendakNya. Jika di tengah perjalanan hidup kita, kita jatuh atau kita keluar jalur, maka Tuhan akan selalu menuntun kita kembali ke jalannya.
In Christ
Talentaku






