May 7

 

raimond and romulus

Pesan yang dibawa Alkitab sudah cukup jelas bagi kita semua, yakni kekuatan seorang ayah jasmani kita akan membuat kita sadar akan kemampuan Abba kita di Surga yang mengatasi segala sesuatu, dan kelemahan ayah jasmani kita akan membuat kita semakin sadar bahwa cuma Abba di Surga lah satu-satunya ayah ideal yang bisa kita harapkan.” - JED-ReVoLuTiA

Kenangan akan figur seorang ayah adalah sesuatu yang membekas seumur hidup seseorang. Itu jugalah yang menjadi alasan dua orang penulis kenamaan, Blake Morrison dan Raimond Gaita, menulis sebuah buku memoar mengenang ayah. Baik atau buruknya seorang ayah, tidak bisa dipungkiri, bahwa dirinya adalah pengaruh terbesar bagi hidup seseorang. Melalui film yang dibuat berdasarkan novel kisah nyata mereka, Morrison bercerita lewat “And When Did You Last See Your Father?” dan Gaita lewat “Romulus, My Father“.

And When Did You Last See Your Father?” bercerita mengenai pergumulan Blake Morrison dengan ayahnya, Arthur, selama minggu-minggu menjelang kematian sang ayah. Blake memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Yorkshire setelah mendengar diagnosa dokter yang mengatakan ayahnya sudah mendekati kematian akibat kanker yang menggerogoti tubuhnya. Kembali pulang ke rumah demi menemani ibunya mengurus sang ayah yang dalam kondisi kritis membuat dia banyak merenung mengenai hubungannya dengan sang ayah. Mulai dari figur ayah yang ideal di matanya ketika dia masih kanak-kanak dan figur ayah yang rusak ketika dia bertumbuh dewasa dan mempelajari kedekatan ayahnya dengan wanita lain yang sangat amat bergantung pada ayahnya untuk kebutuhan emosionalnya. Blake senantiasa berteori mengenai perselingkuhan ayahnya, membenci ibunya karena kepasrahannya, dan melarikan dirinya dengan hubungan intim dengan pembantu rumah tangga di rumah mereka.

Read the rest of this entry »

Jan 15

Lukas 11:9
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Ayah saya adalah seorang yang biasa-biasa saja. Dia tidak memiliki kekuatan supranatural. Dia juga bukan peramal atau pun illusionis. Dia hanya seorang ayah yang hebat, seorang suami yang bijaksana dan seorang anak yang baik.

Suatu hari ada kegiatan gereja ke luar kota. Entah mengapa, ayah saya gundah dan bingung apakah akan mengikuti atau tidak. Langkah pertama yang dia lakukan ialah berdoa. Dia bertanya pada Tuhan, apa yang harus dilakukan, berangkat ataukah tidak. Pada akhirnya Tuhan membuat dia tidak berangkat pada hari di mana bus akan segera berangkat.

Read the rest of this entry »

Jan 2

Amsal 3:5
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu,
dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Anak : Ayah, aku minta sepeda motor dunk

Ayah : Tidak nak, belum waktunya

Anak : Tapi aku ingin menggunakannya. Aku melihat Kak Rony menggunakannya ke sekolah, aku ingin memiliki sepeda motor sendiri yah.

Ayah : Dia sudah berumur 18 tahun nak, lagipula dia dapat mengemudikannya. Nanti saja saat kamu sudah cukup umur dan mampu menyetir sepeda, ayah belikan sepeda motor untukmu. Ok?

Anak : Ayah jahat! (berlalu sambil mengomel)

Read the rest of this entry »