Syalom! 2 minggu yang lalu saya mendengarkan sebuah siaran radio dan kebetulan mereka membahas mengenai figure seorang ayah. Mereka mendapatkan begitu banyak sms yang menceritakan bagaimana ayah mereka mendidik mereka. Bahkan banyak di antara mereka yang merasakan kasih sayang sang ayah bukan dengan pujian atau tepukan di pundak yang menyatakan kebanggaan sang ayah. Bahkan banyak di antara mereka yang mengatakan bahwa mereka pernah mengecap apa rasanya gesper di badan mereka, bahkan ada yang mengatakan bahwa sang ayah pernah menenggelamkannya ke dalam telaga. Ini yang begitu banyak di alami oleh orang-orang di sekitar kita, bukan hanya kita saja. Banyak dari antara kita yang memiliki hubungan yang sangat buruk dengan sang ayah. Inilah yang sering diberikan oleh ayah-ayah dunia kita, sebuah kepahitan, sebuah disiplin yang keras dan berlebihan, sebuah rasa kebencian dalam hati. Saya rasa kita semua pernah merasakannya, apa saja yang sudah diberikan oleh bapa dunia kita kepada kita.
Sebaliknya, kita melihat apa saja yang sudah diberikan oleh Bapa kita yang di surga :
1. Pengampunan dosa / keselamatan ( Yoh. 3:16) . Kta semua tahu begitu besar kasih Bapa kepada kita, sehingga Ia rela memberikan anakNya untuk mati di kayu Salib. Ini adalah hadiah terbesar yang pernah kita terima, bahkan mungkin tidak akan lagi hadiah sebesar ini yang akan pernah diberikan kepada kita selama kita hidup di bumi. Tidak ada bapa yang di dunia ini yang akan bisa berbuat seperti ini.
2. Kesehatan (Yeremia 33:6) . Ini adalah janji Tuhan kepada kita. Jika kita masih bisa duduk di tempat ini saat ini, ini semua adalah karena kemurahan Tuhan, ini semua adalah karena kebaikan Tuhan. Begitu banyak berita-berita tentang penyakit yang kita dengar belakangan ini. HIV, Kanker, paru-paru, TBC, dan penyakit mematikan lainnya. Pernahkah kita berpikir bagaimana Tuhan menjaga kita dari semuanya itu ? Begitu banyak orang yang berkelebihan di luar sana, tetapi kebanyakan dari mereka tidak bisa menikmati kelebihan mereka, karena mereka tidak memiliki kesehatan seperti yang kita miliki.








