Beberapa minggu yang lalu saya dan teman-teman melakukan perjalanan ke luar kota.Memang sih jaraknya tidak terlalu jauh sampai bermil-mil, tetapi karena adanya hambatan dalam perjalanan, kami terpaksa bertahan dan menempuhnya dalam waktu 6 jam. Perjalanan ke kota ini biasanya kami tempuh dalam waktu dua jam saja, karena lokasinya hampir bersebelahan dengan kota tempat kami tinggal.
Dalam perjalanan tersebut, beberapa teman merasa tidak enak badan dan mual karena terkena goncangan dalam mobil. Maklum saja, jalan yang kami lalui berliku-liku serta tidak rata. Ditutupnya beberapa jalan utama membuat kami harus melewati jalan alternatif yang cukup kecil dan tidak beraspal. Selain itu, beberapa orang penduduk yang tinggal di sana juga terus menagih uang pada kami karena kami melewati jalan depan tempat tinggal mereka. Mereka merasa kehidupan mereka terganggu dengan keramaian kendaraan yang muncul sejak jalan utama antar kota tersebut ditutup. Kami pun memakluminya.







