Jun 22

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.( 1 Ptr 2 : 10)

Hmm apa yang kamu pikirkan ketika membaca ayat itu?

Rasanya bangga gak sih dibilang bangsa yang terpilih, imamat yang rajani dan umat kepunyaan Allah. Siapa sih kita ini? siapa sih saya? Sampai-sampai Allah sendiri menyatakan kita akan memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Allah. Bagaimana mungkin? wong sekarang aja rasanya semua berjalan tanpa kuketahui hendak kemana. Bahkan kadang ada tanya yang hadir, kemanakah saya akan melangkah? Masih banyak kesalahan yang dilakukan, masih sering gurat kecewa ditorehkan di hatiNya. Tapi Dia bilang kita ini orang-orang pilihan? Wonderful isn’t it?

Read the rest of this entry »

Sep 25

Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Yohanes 1:47

Saya masih ingat doa saya beberapa tahun lalu, “Tuhan, aku mau menjadi otentik“Sejak saat itu saya selalu mencaritahu apa dan bagaimana kekristenan yang otentik karena suka atau tidak suka, kebanyakan orang menghidupi kekristenan yang superfisial dan tidak membumi.

Ada orang yang mengajarkan satu hal, namun orang yang sama juga melanggar apa yang dia khotbahkan. Ada yang terkesan sangat murni, tapi ujung-ujungnya terlihat juga kebusukannnya. Ada yang terlihat sangat suci dan selalu layak jadi panutan dan membuat semua orang lain merasa tertuduh, namun itu semua cuma olesan cat saja untuk menutupi kayu yang sudah busuk sejak lama.

Read the rest of this entry »