Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.( 1 Ptr 2 : 10)
Hmm apa yang kamu pikirkan ketika membaca ayat itu?
Rasanya bangga gak sih dibilang bangsa yang terpilih, imamat yang rajani dan umat kepunyaan Allah. Siapa sih kita ini? siapa sih saya? Sampai-sampai Allah sendiri menyatakan kita akan memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Allah. Bagaimana mungkin? wong sekarang aja rasanya semua berjalan tanpa kuketahui hendak kemana. Bahkan kadang ada tanya yang hadir, kemanakah saya akan melangkah? Masih banyak kesalahan yang dilakukan, masih sering gurat kecewa ditorehkan di hatiNya. Tapi Dia bilang kita ini orang-orang pilihan? Wonderful isn’t it?








