
“Pesan yang dibawa Alkitab sudah cukup jelas bagi kita semua, yakni kekuatan seorang ayah jasmani kita akan membuat kita sadar akan kemampuan Abba kita di Surga yang mengatasi segala sesuatu, dan kelemahan ayah jasmani kita akan membuat kita semakin sadar bahwa cuma Abba di Surga lah satu-satunya ayah ideal yang bisa kita harapkan.” - JED-ReVoLuTiA
Kenangan akan figur seorang ayah adalah sesuatu yang membekas seumur hidup seseorang. Itu jugalah yang menjadi alasan dua orang penulis kenamaan, Blake Morrison dan Raimond Gaita, menulis sebuah buku memoar mengenang ayah. Baik atau buruknya seorang ayah, tidak bisa dipungkiri, bahwa dirinya adalah pengaruh terbesar bagi hidup seseorang. Melalui film yang dibuat berdasarkan novel kisah nyata mereka, Morrison bercerita lewat “And When Did You Last See Your Father?” dan Gaita lewat “Romulus, My Father“.
“And When Did You Last See Your Father?” bercerita mengenai pergumulan Blake Morrison dengan ayahnya, Arthur, selama minggu-minggu menjelang kematian sang ayah. Blake memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Yorkshire setelah mendengar diagnosa dokter yang mengatakan ayahnya sudah mendekati kematian akibat kanker yang menggerogoti tubuhnya. Kembali pulang ke rumah demi menemani ibunya mengurus sang ayah yang dalam kondisi kritis membuat dia banyak merenung mengenai hubungannya dengan sang ayah. Mulai dari figur ayah yang ideal di matanya ketika dia masih kanak-kanak dan figur ayah yang rusak ketika dia bertumbuh dewasa dan mempelajari kedekatan ayahnya dengan wanita lain yang sangat amat bergantung pada ayahnya untuk kebutuhan emosionalnya. Blake senantiasa berteori mengenai perselingkuhan ayahnya, membenci ibunya karena kepasrahannya, dan melarikan dirinya dengan hubungan intim dengan pembantu rumah tangga di rumah mereka.






