“Bukan kebetulan juga sang juruselamat dunia, Yesus Kristus, dilahirkan bersamaan dengan awal dari gerakan terorisme di dunia.”– JED-ReVoLuTiA
“Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar—tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati—.Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” (Roma 5:6-8)
Injil Lukas pasal 2 mencatat sebuah peristiwa pada masa kekaisaran Romawi dipimpin oleh Agustus dan Kirenius menjadi wali negeri di daerah Siria (mencakup juga Judea) dimana sensus penduduk dilahirkan. Kita semua ingat kisah ini sebagai kisah Natal dimana Yusuf membawa isterinya Maria ke kampung halaman mereka di Betlehem dan pada akhirnya bayi Yesus dilahirkan di Kota Daud. Fakta sejarah mencatat bahwa sensus tersebut telah juga melahirkan sebuah gerakan pemberontakan di Yudea yang dipimpin oleh seseorang bernama Yudas dari Galilea. Kelompok yang dipimpin oleh Yudas orang Galilea ini kemudian disebut sebagai orang-orang Zelot.








